Hukum & Kriminal

Masih Nggak Kapok Ngaku Nabi, Ahmad Musadeq & Petinggi Gafatar Kembali Dibui

Ayonews, Jakarta
Ahmad Musadeq yang sempat ditahan lantaran mengaku nabi terakhir kini harus kembali berurusan dengan polisi. Pimpinan tertinggi organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) itu ditahan oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Rabu (25/5) malam.

ahmad_musaddiq

Penahanannya kali ini berurusan dengan masalah aliran yang dulu bermarkas di Kalimatan Barat dan sempat meresahkan masyarakat Indonesia.

Ajaran yang dianggap telah menodai agama karena menggabungkan tiga ajaran yaitu Islam, Nasrani, dan Yahudi serta berniat mendirikan negara dengan susunan pemerintahan sendiri.

Ahmad Musadeq berperan sebagai guru spiritual bagi para pengikut Gafatar. Kemudian Mafhul Muis Tamanurung sebagai mantan ketua umum Gafatar dan petinggi Gafatar lainnya Andri Cahyo.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar belum dapat memastikan apakah Musadeq dan dua petinggi Gafatar akan menerima hukuman berat. Pasalnya yang menentukan hukuman terhadap ketiga eks Gafatar tersebut bergantung pada hasil pemeriksaan dan fakta yang akan terungkap di persidangan nanti.

“Fakta itu biarlah hakim yang menentukan. Berat atau tidak bukan kita. Penyidik hanya menyajikan fakta hukum yang dilakukan mereka,” ujarnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/5).

Boy juga belum bisa memastikan apakah akan ada tersangka berikutnya. Kemungkinan itu kata dia akan selalu ada namun untuk saat ini yang lebih dominan berperan di balik aliran Gafatar adalah tiga orang tersebut.

“Kalo Ahmad Musadeq sudah ada masalah hukum yang kemudian dilanjutkan Tumanurung dan Andri. Ketiganya akan dilihat apakah ada keterlibatan pihak lain pasti akan ada pemanggilan berikutnya kepada mereka secara fakta hukum kuat dengan kegiatan ini,” jelas Boy.(***)

Most Popular

To Top