Pilgub

Djarot: Tak Hanya dengan PDIP, Ahok Punya Kedekatan Emosional dengan Megawati

Ayonews, Jakarta
PDIP memiliki hubungan dekat dengan kandidat bakal calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Bahkan, Ketua Umum partai moncong putih itu juga memiliki kedekatn emosional dengan Ahok.

“Mereka (Ahok dan Megawati) dekat sejak tahun 2000 berapa, tahun 2006 sejak jadi Bupati Belitung Timur sudah dekat. Kemudian hubungan dengan kami (PDI-P) juga baik, nggak ada masalah,” kata Kepala Bidang Organisasi dan Pengkaderan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Saiful Hidayat, di Balai Kota, Selasa (24/5/2016).

Namun demikian, kedekatan itu jangan ditafsirkan kalau PDI-P mendukung Ahok pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017. “DPP PDI-P masih melakukan penjaringan terhadap bakal calon gubernur DKI Jakarta. Kalau soal dukungan, politik itu dinamis ya,” kata Djarot.

Wakil Gubernur DKI Jakarta ini juga mengatakan, partainya akan mempersiapkan calon gubernur dan wakil gubernur secara matang. Sebab, hanya PDI-P yang bisa mengusung calon gubernur dan wakil gubernur sendiri. Mereka memiliki 28 kursi di DPRD DKI Jakarta.

“Pilkada masih jauh, masih tetap persiapan. Pokoknya pasukan kita siaplah, apalagi kami punya modal cukup kuat di sini. Jadi nanti biar digodok betul,” kata Djarot.

Nama Ahok masuk ke dalam jajaran calon Gubernur DKI menurut survei internal PDI-P. Meski demikian, Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristianto tidak mau mengungkapkan secara detail di urutan ke berapa nama Ahok berada.

“Survei tidak etis jika kami ungkapkan ke luar. Karena kami harus menghormati 34 bakal calon yang sudah mendaftar,” ujar Hasto saat ditemui di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (21/5/2016) lalu.

Selain Ahok, nama lain yang dipilih responden PDI-P, yakni Djarot Saiful Hidayat. Hasto menegaskan, meski nama Ahok masuk ke dalam survei, bukan berarti PDI-P bakal mengusungnya dalam Pilkada DKI. Sebab, survei bukanlah alat pengambilan keputusan.(***)

Most Popular

To Top