Hukum

2 Wanita Muda Diperkosa di Sawah, 1 Tewas, 1 Lapor Polisi

Ayonews, Pemalang
Wanita kembali menjadi sasaran kejahatan kekeresan seksual. Kali ini menimpa 2 wanita muda berusia 17 dan 18 tahun asal Pemalang, Jawa Tengah.

Sebut saja kedua wanita itu Citra dan Bunga. Citra yang berusia 17 tahun mengalami nasib tragis. Ia tewas setelah peristiwa naas yang menimpanya. Sementara Bunga, setelah direngut kehormatannya oleh para remaja mabuk, ia kabur dan langsung lapor ke polisi.

Kepada petugas unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pemalang, menceritakan kronologi kejadian pilu tersebut, termasuk soal nasib tragis Citra yang juga jadi korban pemerkosaan.

“Kami sempat dipaksa minum miras,” kata Bunga, Senin (23/5/2016).

Sebelum kejadian, kisah Bunga, ia diajak berkeliling kota oleh teman dekatnya, Rastono (buron). Citra juga diajak. Setelah itu keduanya dibawa ke daerah persawahan.

Di lokasi yang sepi itu sudah ada beberapa pria (pelaku). Korban dipaksa minum miras. “(Pakaian) Kami langsung dilucuti,” ungkap remaja yang sudah berstatus janda ini.
Dari laporan Bunga, polisi bergerak cepat dan menangkap empat pelaku yakni Abdul kholik (22), Suryanto (26), Makrus (30), dan Rano (20). Sementara pelaku Rastono masih buron.
Kasatreskrim Polres Pemalang AKP Haryo Seto mengatakan, pihaknya akan membongkar makam korban Citra hari ini. Itu diperlukan untuk memastikan korban menjadi sasaran pemerkosaan atau tidak. Diduga ia kabur di tengah aksi brutal pelaku, lalu tercebur ke sungai dan tewas.

“Kami akan memeriksa lebih dalam soal ini,” kata Haryo.

Sementara itu, Kapolres Pemalang AKBP Kingkin Winisuda, Senin (23/5/2016) mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki, apakah korban Bunga meninggal dunia karena diperkosa atau lari menyelamatkan diri dan kemudian terjatuh di sungai.

“Hasil visum dari korban yang meninggal dunia tidak ditemukan kekerasan,” terangnya.

Kapolres berjanji akan mengembangkan dan melakukan penyelidikan hingga tuntas. Para pelaku sudah ditahan di Mapolres Pemalang.

“Kami masih kembangkan soal keterlibatan tersangka lain. Para pelaku dijerat pasal 285 KUHP ancamannya 7 tahun penjara,” tegas Kingkin.(***)

Most Popular

To Top