Hukum

Vonis 2,5 Tahun Sopir TransJakarta, Ahok Minta Ajukan Banding

Ayonews, Jakarta
Vonis hukuman 2,5 tahun penjara yang dijatuhkan kepada salah seorang sopir bus PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Bima Pringgas Suara, menyita perhatian Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.

Bima, sopir layanan bus transjakarta dari salah satu operator divonis hakim 2,5 tahun akibat menabrak salah seorang pengguna sepeda motor di dalam busway pada November silam.

Ahok meminta Transjakarta mengajukan banding atas vonis hakim itu. Namun demikian, Ahok tak mengetahui bisa atau tidaknya dibantu karena Bima dari operator swasta “Tapi saya akan minta Transjakarta untuk coba bantu bisa banding,” kata Ahok di RPTRA Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (17/5/2016).

Selain meminta Transjakarta mengajukan banding, menurut Ahok, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah mengusulkan judicial review ke Mahkamah Konstitusi agar merevisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Tujuannya agar ada aturan yang mengikat bahwa jalur transjakarta (busway) hanya diperuntukkan bagi bus transjakarta. Karena menyadari proses judicial review akan lama, lanjut Ahok, Pemprov DKI juga meminta Mahkamah Agung mengambil yurisprudensi hukum atas belum adanya aturan yang mengatur keistimewaan bus transjakarta di busway.

Yurisprudensi adalah putusan pengadilan tingkat tinggi tentang suatu hal. Meskipun tidak mengikat secara formal, putusan ini secara praktik mempunyai pengaruh kuat dan sering diterapkan hakim di pengadilan lebih rendah di kemudian hari apabila ada kasus serupa.

“Kan cuma ada dua cara. Kita nggak mungkin cepat merevisi UU Lalu Lintas atau kita ngajuin ke MK seolah-olah si sopirnya yang ngajuin. Yang ketiga, kita harap ada preseden hukum lewat MA itu sih,” ujarnya.

Vonis kepada Bima dijatuhkan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat yang digelar pada Kamis (12/5/2016). Kecelakaan yang melibatkan Bima terjadi di samping Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat, Minggu (29/11/2015) siang.

Saat itu, ada pengendara sepeda motor masuk ke busway sehingga tertabrak bus transjakarta yang melaju dari belakang pengendara tersebut. Perempuan yang dibonceng pengendara sepeda motor itu jatuh dan menjadi korban dalam peristiwa ini.(***)

Most Popular

To Top