Korupsi

Terlibat Pemerasan Perusahaan, 3 Petugas Pajak Dicokok KPK

Ayonews, Jakarta

Tiga petugas pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kebayoran Baru III yang terlibat kasus pemerasan berkaitan dengan restitusi lebih bayar pajak dari PT EDMI, dicokok KPK. Ketiganya langsung dijebloskan ke rumah tahanan Pomdam Jaya Guntur.

Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati ketika dikonfirmasi, Senin (16/5/2016) membenarkan penangkapan itu. Menurutnya, ketiga tersangka tersebut yakni Herry Setiadji (HES) selaku supervisor tim, Indarto Catur Nugroho (ICN) selaku ketua tim, dan Slamet Riyana (SR) selaku anggota tim.

“Pada saat pemerasan, ketiganya bekerja sebagai pemeriksa pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kebayoran Baru III,” tambahnya.

Ketiganya diduga telah melakukan tindak pidana dengan memaksa seseorang untuk memberikan sesuatu atau membayar terkait dengan restitusi lebih bayar pajak Pph Badan 2012 dan Ppn masa 2013 dari PT EDMI Indonesia. Kasus ini merupakan laporan dari Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan pada tahun 2014.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti KPK dengan melakukan penyelidikan dan kini dinaikkan ke tahap penyidikan.

Berdasarkan perhitungan pajak, ada kelebihan pembayaran pajak dari PT EDMI sehingga ada pengembalian lebih dari Rp 1 miliar. Ketiga tersangka pun kemudian memaksa perusahaan itu untuk membayar uang sebesar Rp 75 juta.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka disangka melanggar Pasal 12 huruf e Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-undang nomor 20 tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.(***)

Most Popular

To Top