Hukum

Ahok Berharap, Presiden Jokowi dapat Wujudkan Pemberantasan Korupsi dengan Pembuktian Harta Terbalik

Ayonews, Jakarta
Ada cita-cita dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terhadap Presiden Joko Widodo. Ahok berharap di 2019 nanti, Jokowi kembali terpilih menjadi presiden RI.

“Saya yakin rakyat Indonesia pilih Pak Jokowi lagi dan partai yang direferensikan beliau,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/5/2016).

Dalam proses revolusi mental yang masih terus berjalan, Ahok punya keinginan pemberantasan korupsi dengan pembuktian harta terbalik.

“Setiap orang yang mau menjadi pejabat publik harus mau membuktikan hartanya dengan pembuktian terbalik, laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), serta pajak yang dibayarkan,” ujar Ahok.

Saat ini, Ahok menilai, rencana itu belum bisa terealisasi. Padahal, akar dari segala masalah di republik ini adalah korupsi dan kemunafikan. “Saya nggak bisa berharap banyak sama DPR yang sekarang,” cetus Ahok.(***)

Selain itu, dia juga menegaskan akan mengikuti Pilkada DKI Jakarta 2017 melalui jalur independen. Bila tidak lolos pada tahap verifikasi cagub independen, dia telah menyiapkan sejumlah terobosan.

Salah satunya adalah merombak total pegawai negeri sipil (PNS) DKI. Kemudian Ahok juga memungkinkan merekrut TNI/Polri serta pegawai swasta menjadi PNS DKI.

“Sekarang saya dibilang turun (elektabilitasnya) 10 persen, saya bilang enggak apa-apa nyaris kalah, tapi akhirnya menang. Pak Jokowi juga dulu nyaris kalah. Daripada nyaris menang, tapi akhirnya kalah,” kata Ahok.

Most Popular

To Top