Hukum & Kriminal

Pembunuhan Sadis Pakai Cangkul ke Alat Vital, 3 Pria Diamankan, 1 jadi Terduga Pembunuh

Ayonews, Tangerang
Tiga pria berstatus sebagai saksi pembunuhan sadis Eno Pahriah (18) di mes buruh pabrik di Komplek Pergudangan, Kosambi, Dadap, Kabupaten Tangerang. diamankan polisi. Salah satunya menjadi terduga kasus pembunuhan sadis itu.

eno-parihah-cantik

korban Eno Parihah.

Ketiganya diamankan dari mes tersebut pada Sabtu (14/5) malam oleh tim gabungan dari Subdit Resmob dan Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Polres Tangerang Kota dan Polsek Teluknaga yang dipimpin oleh Kasubdit Resmob AKBP Eko Hadi Santoso, Kasat Reskrim Tangerang AKBP Sutarmo, dan Kapolsek Teluknaga Kompol Supriyanto.

“Terduga pelakunya satu orang. Kami masih mengembangkan untuk kemungkinan pelaku lainnya,” ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada wartawan di lokasi, Minggu (15/5/2016).

Krishna mengatakan, penyidik masih mengembangkan keterangan tersangka. “Masih kami sinkronkan keterangan terduga pelaku ini dengan orang saksi-saksi untuk mencari kemungkinan adanya pelaku lainnya,” kata Krishna.

Dari informasi yang dihimpun, kedua pria ini adalah teman korban di pabrik yang sama. Keduanya tinggal di mes laki-laki yang berada di depan mes perempuan, tempat tinggal korban.

“Dua orang ini berinisial R dan I. Kalau terduga pelaku inisial A. Cuma mereka ini masih kami kembangkan keterangannya,” imbuhnya.

Menurut Krishna, saat ini terduga pelaku yang masih dirahasiakan identitasnya itu masih diinterogasi polisi di Polda Metro Jaya.Dugaan kuat mengarah kepada A lantaran ia kedapatan memiliki handphone korban.

“Sekarang yang bersangkutan masih diinterogasi karena keterangannya berubah-ubah,” imbuhnya.

Krishna juga tidak mau menjelaskan secara detail kapan dan di mana terduga pelaku tersebut diamankan. Ia hanya mengatakan, terduga pelaku diamankan tim dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Polres Tangerang Kota dan Polsek Teluknaga, pada dini hari tadi.
Krishna juga menolak membeberkan soal pelaku, dan hubungannya dengan korban. “Nanti disampaikan,” elaknya.

Eno Parihah (18), buruh pabrik pelastik, tewas dengan kondisi mengenaskan di messnya di Jatimulya, Kosambi, Dadap, Kabupaten Tangerang. Gadis asal Serang, Banten itu tewas akibat kekerasan cangkul. Cangkul tersebut menjadi alat untuk membunuh korban. Saat ini, cangkul dengan ukuran gagang 65 Cm itu sudah ada di Labfor untuk diperiksa.

Selain cangkul, barang bukti lainnya seperti kasur di kamar korban dan pakaian korban, juga dibawa ke Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk dilakukan swipe darah.

Eno ditemukan tewas pada Jumat (13/5) sekitar pukul 08.45 WIB. Korban ditemukan oleh 2 teman kamarnya, Eroh dan Tikroh yang juga satu kampung dengan korban di Serang, Banten.

Saat itu, keduanya baru saja pulang usai bekerja shift malam di sebuah pabrik di kawasan Dadap, Tangerang. Keduanya mendapati pintu kamar dalam keadaan tergembok dari luar.

Kemudian, kedua saksi meminta temannya, Yaya untuk membuka dengan menggunakan kunci cadangan. Rupayanya, tidak ada yang cocok dengan kunci yang dimiliki pihak pabrik.

Disaksikan Eroh dan Tikroh, Yaya kemudian mendobrak pintu kamar tersebut. Setelah terbuka, kedua teman wanita korban menjerit histeris setelah mendapati Eno dalam keadaan sudah tidak bernyawa, terlentang di atas kasur berlumuram darah.

Para karyawati pabrik itu lantas menghubungi pihak HRD pabrik yang selanjutnya diteruskan dengan melapor ke Polsek Teluknaga. Polisi melakukan olah TKP dan mengambil keterangan para saksi saat itu juga.(***)

Most Popular

To Top