Pilgub

Kasihan Haji Lulung, Pas Pidato Dicuekin Warga, Giliran Bagi Amplop Warga Berebut

Ayonews, Jakarta

Untuk sosialisasi menjelang Pilgub DKI Jakarta 2017, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung terus menyambangi warga di berbagai pelosok Jakarta. Hari ini, Minggu (15/4/2016), Haji Lulung mandatangi warga RW 05 Ragunan, Cilandak KKO, Jakarta Selatan.

Di sebuah lapangan badminton milik warga, Haji Lulung berpidato soal rencananya maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta periode 2017 – 2022. Dalam orasinya, Haji Lulung menyatakan dirinya siap jika akhirnya tidak dicalonkan menjadi gubernur ataupun wakil gubernur oleh partai politik.

Ia juga siap diusung menjadi calon gubernur atau wakil gubernur pada Pilkada DKI Jakarta 2017 dengan satu syarat, tidak dipasangkan dengan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

“Saya ulang nih, saya siap tidak dicalonkan! Saya siap tidak dicalonkan! Saya siap dicalonkan (jadi gubernur atau wakil gubernur), ya, asal, jangan satu, dipasangin sama Ahok (Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama),” kata Haji Lulung.

Sayangnya, saat Haji Lulung pidato, tidak banyak warga yang memenuhi lapangan. Hanya segelintir pengurus RT dan RW, serta kelompok relawan “Suka Haji Lulung” yang mau mendengarkan orasi politiknya. Warga lebih memilih duduk-duduk di depan rumah bersama warga lainnya atau bercengkerama di sudut lainnya.

Tidak antusiasnya warga dengan orasi Haji Lulung, membuat seorang warga bangkit. Menggunakan toa, warga itu mengajak warga lain agar menyambut dan mendengarkan orasi Haji Lulung.

“Ayo…. Ayo…. Jangan duduk-duduk saja, Bu. Ayo Bapak-bapak, Ibu-ibu, maju semuanya, jangan di depan rumah saja, ada Bang Haji di sini,” teriak seorang warga dengan toanya.

“Ayo Bapak RT, silakan dibawa warganya masing-masing ke depan, mungkin lebih manjur. Kalau dari jauh, kasihan Bang Haji, enggak kedengeran keluhan warganya,” teriaknya lagi.

Hingga acara dimulai, warga masih banyak yang memilih duduk di depan rumahnya. Tikar sebagai alas duduk warga pun masih terlihat lowong. Anjuran untuk ikut gabung di lapangan tak juga menarik minat warga.

Kurang minatnya warga menyambut Haji Lulung membuat Ketua RW 05 Indrapriyana prihatin. Dengan kedatangan wakil rakyat, warga seharusnya bisa menghormati, minimal mendengarkan pidatonya.

“Kalau tidak mendadak datangnya, warga sangat antusias. Kalau ada tamu, siapa pun pasti disambut karena sifat guyub rukunnya bagus sekali,” kata Indrapriyana.

Setelah Indrapriyana serta perwakilan RT 11, dan ketua LMK setempat memberi sambutan, sang pembawa acara masih meminta warga untuk mendekat dan bercengkerama dengan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu.

“Dimohon warga mendekat saja duduk di tempat yang sudah disediakan karena enggak kedengeran kalau mau bertanya ke Pak Haji Lulung,” kata pembawa acara. Warga pun masih cuek.

Namun situasi berbeda ketika Haji Lulung didampingi oleh Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Riano P Ahmad dan para relawannya dari “Relawan Suka Haji Lulung”, membagi-bagikan amplop berisikan uang kepada para warga. Warga pun mulai antusias mendekati Ketua DPW PPP DKI Jakarta itu. Warga malah berbaris untuk mendapatkan amplop dari Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta tersebut.

Mereka pun bahagia setelah mendapat amplop dari Haji Lulung. “Kayaknya isinya uang nih, soalnya tebel amplopnya. Namun, enggak pantes ya kalau amplopnya dibuka sekarang,” cetus seorang warga dengan wajah sumringah.(***)

Most Popular

To Top