Uncategorized

Tidak Bisa Sembarangan Razia Atribut Komunisme, ini Tugas Polisi

Ayonews, Jakarta

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengeluarkan perintah tentang penindakan paham komunisme. Dalam surat perintah nomor 337/V/2016 Kapolri memerintahkan petugas polisi tidak boleh melakukan razia.

atribut pki1

Seperti dalam surat yang beredar, Jumat (13/5/2016) disebutkan penindakan hukum harus merujuk pada Tap MPRS No XXV/1999 dan UU No 27/1999. Petugas kepolisian diperintahkan melakukan penyelidikan terhadap penyebaran komunisme, marxisme dan Leninisme.

Tak hanya itu saja, penindakan hukum juga dilakukan pada mereka yang memakai atribut komunisme, memposting foto palu arit, pemutaran film yang memuat paham komunisme, termasuk memproduksi dan melakukan penyitaan barang bukti.

Kapolsek Taman Kompol Burhanudin menunjukkan jumper hitam bergambar palu arit yang diamankan petugas kemarin.

Kapolsek Taman Kompol Burhanudin menunjukkan jumper hitam bergambar palu arit yang diamankan petugas kemarin.

Namun penindakan hukum itu mesti bersandarkan pada aturan sebagai berikut:

– Melibatkan ahli terkait dalam hal menentukan unsur menyebarkan atau mengembangkan ajaran komunisme.

– Tidak mengedepankan cara razia tetapi lebih mengedepankan cara deteksi atau penyelidikan.

– Tidak melakukan penyitaan buku-buku yang ada di kampus, toko dan percetakan.

– Untuk kegiatan pemutaran film agar diteliti konten ajaran komunismenya lebih dahulu.

– Melaksanakan koordinasi dengan unsur jaksa untuk menyamakan persepsi dan kelancaran penyidikan.

– Khusus untuk buku-buku yang diduga menyebarkan paham komunisme, Marxisme dan Leninisme cukup diambil sampel dan diserahkan ke pihak kejaksaan untuk diteliti isinya.

– Melarang dan tidak menolerir ormas atau kelompok masyarakat yang main hakim sendiri seperti razia, penangkapan, penyitaan, pengusiran, penghentian kegiatan dan tindakan ilegal lainnya

Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar membenarkan adanya surat perintah ini. “Ini aturan untuk menegakkan hukum terkait komunisme,” tegas Boy.(***)

Most Popular

To Top