Nasional

Serah Terima 4 WNI dari Militer Filipina ke Militer Indonesia di Perairan Sulu

pemerintah-indonesia-diwakili-tni-menjemput-4-empat-wni-anak-_160513201010-638

Ayonews, Jakarta
Pemerintah Indonesia diwakili TNI menjemput 4 (empat) WNI Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Tunda TB Henry yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf dari Pemerintah Filipina. Empat WNI ABK tersebut tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (13/5) pukul 10.20 WIB.

Pangkostrad Letjen TNI Edy Rachmayadi mengatakan, penjemputan empat sandera tersebut tidak ada tebusan-tebusan, walaupun ada tebusan, ia mengaku tidak tahu itu karena tugasnya adalah mengamankan dan menyelamatkan WNI.

pemerintah-indonesia-diwakili-tni-menjemput-4-empat-wni-anak-_160513200932-602

“Itu perintah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada Saya. Perintah itu Saya lakukan, apapun resikonya tetap Saya akan laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab,” tegasnya, Jumat (13/5).

pemerintah-indonesia-diwakili-tni-menjemput-4-empat-wni-anak-_160513200825-936

 

Kronologis serah terima ke-4 WNI ABK adalah sebagai berikut : Kamis, 12 Mei 2016 pukul 15.20 WITA di KRI Surabaya-591 dan KRI Ajak-653 tiba dilokasi RV. 05 26 24 U-121 00 36 T (koordinat titik penjemputan) di perairan laut Sulu Filipina berjarak 5 mil di sebelah tenggara Pulau Siasi.

pemerintah-indonesia-diwakili-tni-menjemput-4-empat-wni-anak-_160513200905-279

Kemudian Pangkostrad Letjen TNI Edy Rachmayadi didampingi Danguspurlatim, Kasdam VI/Mlw dan Danrem 091/Asn menggunakan LCVP dari KRI Surabaya-591 menuju Kapal Perang Filipina Patrol Gun Boat P. 392- Felix Apolinario untuk dibawa ke perairan laut Sulu yang dikawal oleh Filipina Patrol Gun Boat P. 395-Juan Magluyan.

Sekitar pukul 16.15 WITA, empat WNI ABK TB Henry diserahkan pihak militer Filipina yang didampingi Staf Kedubes RI kepada TNI yang diterima oleh Pangkostrad. Kemudian pukul 16.30 WITA, empat ABK TB Henry, Pangkostrad, Danguspurlatim, Kasdam VI/Mlw, Danrem-042/Asn on board KRI Surabaya-591, selanjutnya empat ABK melaksanakan pengecekan kesehatan.

Pukul 17.00 WITA, KRI Surabaya-591 dan KRI Ajak-653 melanjutkan perjalanan kembali ke Tarakan, Kalimantan Utara.

Pada hari Jumat, 13 Mei 2016 pukul 06.00 WITA, empat WNI beserta rombongan take off dari KRI Surabaya-591 menuju Bandara Juwata Tarakan menggunakan Heli Bell TNI AL HU 416 dan HU 420.Ke-4 WNI tersebut tiba di Bandara Juwata Tarakan pada pukul 06.30 WITA, selanjutnya empat WNI dan rombongan langsung diterbangkan ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Boeing 737 TNI AU.(***)

Most Popular

To Top