Nasional

Setelah Ditebus 20 M Lebih, 4 WNI Dibebaskan Faksi Alden Bagade Abu Sayyaf

Ayonews, Jakarta

Empat anak buah kapal (ABK) Tug Boat Henry yang disandera kelompok Abu Sayyaf dibebaskan. Sejak pertengahan bulan Maret lalu, mereka disandera kelompok Abu Sayyaf faksi Alden Bagade. Faksi ini juga  pernah menyandera warga Malaysia.

Pembebasan empat WNI ini dikonfirmasi langsung Presiden Jokowi lewat jumpa pers di Istana Negara, Rabu (11/5/2016). Didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Menlu Retno Marsudi, saat mengumumkan Presiden Jokowi tak menyebut soal tebusan, hanya menegaskan bahwa pembebasan empat WNI atas koordinasi dengan pemerintah Filipina.
Dari informasi yang beredar, pembebasan empat WNI ini tak mudah. Ada proses negosiasi yang panjang. Seperti saat pembebasan 10 WNI terdahulu, kali ini juga menggunakan bantuan tokoh yang dihormati di Filipina Selatan Nur Misuari.

Kabarnya ada juga uang ‘mahar’ yang dibayarkan sebagai ganti biaya hidup. Jumlah tebusannya lebih besar dari 10 WNI yang terdahulu. Untuk 4 WNI ini disebut-sebut di atas angka Rp 20 miliar. Tapi, soal angka uang ini memang belum terkonfirmasi dari sumber resmi.

Empat WNI ini dibebaskan dini hari tadi dibawa dari wilayah kekuasaan Alden Bagade di Barangay, Indanan, Pulau Jolo ke wilayah MNLF di Kepulauan Sulu. Kemudian diserahkan ke pihak Indonesia. MNLF ini pasukan di bawah komando Nur Misuari,
Setelah melalui security check dari Pemerintah Filipina, empat WNI ini yakni M Ariyanto Misnan (22), Lorens Marinus Petrus Rumawi, Dede Irfan Hilmi dan Samsir akan segera dipulangkan ke Indonesia. (***)

Most Popular

To Top