Megapolitan

Lokalisasi Dadap Ceng In Siap Digusur, Warga & Nelayan Melawan

Ayonews, Tangerang

Rencana Pemkab Tangerang menggusur lokalisasi Ceng In Dadap, terhambat. Ratusan orang menghadang petugas gabungan Satpol PP, Polisi dan TNI yang telah membuat brikade.

Warga menghadang pasukan itu dengan cara membakar ban dan melintangkan kayu-kayu berukuran besar di akses menuju Kampung Baru Dadap, Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Meski terus memprovokasi dengan lemparan batu dan teriakan-teriakan, petugas tak terpancing.  Aksi blokade ini dilakukan warga sejak Selasa (10/5) pagi.

Hingga sore pukul 16.00 WIB, aksi blokade jembatan terus  berlanjut. Mereka berkumpul di atas jembatan, memblokade jalan menuju Dadap. Warga juga membakar ban di tiga titik  di dua jalan menuju Dadap.

Asap pun membumbung tinggi sehingga menghalangi jarak pandang petugas yang berusaha mendekat ke Dadap.

Serpihan kayu, batu dan bambu berserakan  di sepanjang jalan. di saat aAparat gabungan dari membentuk barikade siap maju membantu relokasi,  warga masih terus memprovokasi dengan meneriakkan yel-yel. “Maju sini kalau berani!”

 

Saat ini aparat gabungan dari Kepolisian, TNI dan Satpol PP masih siaga. Mobil pemadam kebakaran juga terlihat di lokasi. Sisa tembakan gas air mata terasa saat mendekat ke jembatan yang menuju Dadap.

Relokasi warga Dadap Baru ini ditujukan pada 387 kepala keluarga (KK) yang tersebar di RW 01, 02, dan 03. Mereka selama ini menghuni tanah milik PT Angkasa Pura II.

Penghuni lokalisasi sendiri jauh-jauh hari meninggalkan lokasi ketika Pemkab Tangerang berencana menutup kompleks pelacuran itu. Saat ini yang tersisa adalah nelayan. Mereka menolak dipindahkan ke rusunawa dan meminta agar direlokasi ke pesisir sehingga lebih mudah melaut.(***)

Most Popular

To Top