Korupsi

8 Jam Ahok Diperiksa jadi Saksi Suap Raperda Sanusi Cs

Ayonews, Jakarta
Kurang lebih selama delapan jam, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Selasa (10/5/2016). Dalam pemeriksaan itu Ahok menjadi saksi untuk kasus suap rancangan peraturan daerah (raperda) terkait proyek reklamasi.

Saat akan meninggalkan Gedung KPK, Ahok menyatakan pemeriksaanya oleh KPK kali ini dalam rangka melengkapi berkas pemeriksaan para tersangka dalam kasus tersebut, masing-masing Ketua Komisi D DPRD Mohamad Sanusi, Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja, dan Personal Assistant PT Agung Podomoro Land Trinanda Prihantoro.

“Ini untuk melengkapi berkas Pak Ariesman, Pak Sanusi, dan satu lagi, Pak Trinanda. Tiga tersangka ini mungkin mau dinaikkan (ke pengadilan), jadi saya melengkapi berkas-berkas untuk beliau-beliau ini,” ujar Ahok.

Raperda yang menjadi objek suap dalam kasus ini adalah dua raperda yang sempat dibahas oleh DPRD DKI, yakni Raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil dan Raperda Tata Ruang Strategis Pantai Utara Jakarta.

Sanusi tertangkap oleh penyidik KPK dalam sebuah operasi tangkap tangan saat menerima uang tunai Rp 1,14 miliar pemberian Ariesman. Uang itu diberikan melalui perantara Trinanda di sebuah mal di kawasan Senayan.

Uang yang diberikan Ariesman diduga untuk memperlancar diturunkannya kontribusi tambahan pengembang proyek reklamasi yang diatur dalam raperda yang tengah dibahas.(***)

Most Popular

To Top