Korupsi

Bisa Makan Enak Seminggu 2 Kali, Sanusi Mulai Betah di Bui KPK

Ayonews, Jakarta

Hampir dua bulan, tersangka suap kasus Raperda reklamasi,  Mohamad Sanusi mendekam di bui Polres Metro Jakarta Selatan. Saat awal mendekam di tahanan, membuat Sanusi kaget, sehingga kondisinya tidak stabil.

 

“Pak Sanusi sekarang sudah biasa saja, normal. Perbedaan jelas ada ya. Kalau waktu pertama pasti kaget. Namanya orang bebas sekarang mesti terbatas,” ujar Krisna Murti, Minggu (8/5/2016).

 

Kondisi stabil yang membuat bekas anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra itu betah di tahanan, lanjut  Krisna, karena kerabat Sanusi dan tim kuasa hukumnya sebisa mungkin memberi dukungan moral sehingga lambat laun Sanusi mulai bisa menerima nasib.

“Syukurlah, sudah stabil. Beliau lebih banyak menghabiskan waktu dengan mengobrol bersama tahanan lain. Kegiatan itu cukup mampu mengusir rasa bosannya,” ujar Krisna.

Menurut Krisna, di dalam tahanan tidak ada perbedaan. Semua sama di mata hukum. Jadi perlakuan kepada Sanusi juga sama dengan yang lain. Urusan makanan, Sanusi tidak banyak memilih.

 

“Dia memakan apa saja yang diberikan di penjara. Beliau baru bisa makan agak enak pada Selasa dan Jumat. Sebab, hanya dua hari itu saja keluarga Sanusi bisa datang menjenguk,” tuturnya..

 

“Pas besuk ya keluarga, tim kuasa hukum, dan rekan-rekan Sanusi datang bawa makanan. Tapi itu hari besuk saja, waktu Selasa dan Jumat. Kalau hari biasa ya makan yang ada saja,” sambungnya.(***)

Most Popular

To Top