Ibukota

Soal Tanah Negara Yusril Kebelinger, Sampai Fadjroel Rachman Pengin Tinggal di Monas

3075774_20160430080303Ayonews, Jakarta

Pengamat politik Fadjroel Rachman menulis kicauan dalam twiternya ingin tinggal di kawasan Monumen Nasional (Monas), karena kawasan itu bukan tanah negara.

Fajroel berkicau seperti itu menyikapi pernyataan Yusril Ihza Mahendra yang menyebutkan bahwa tidak ada kepemilikan tanah oleh negara ketika dia beroerasi di depan warga kampung Bidara Cina, Jakarta Timur, Selasa (3/5).

Inilah kicauan Fadjroel dalam akun twiiternya, @fadjroeL yang ditujukan kepada Yusril pada Rabu (4/5), “Send ah ke om @Yusrilihza_Mhd hihi saya juga mau tinggal di Monas karena bukan tanah negara, eh di Kampung Pulo 🙂 https://t.co/s8TsY38NtR.”

Tidak puas dengan kicauan sendiri, Fadjroel juga me-retweet kicauan dari akun-akun lain berisi hal yang sama. Seperti kicauan dari akun @besmartyk yang berbunyi “Ayo tinggal di monas rame2. Kalo ditangkap tuntut @Yusrilihza_Mhd . tdk ada tanah negara. @basuki_btp @fadjroeL https://t.co/M6uq1IMBHg”. Ada pula kicauan dari akun @hilaz_28 “@besmartyk @fadjroeL @Yusrilihza_Mhd @basuki_btp ayo kita bikin rumah deket Istana merdeka!” Akun @AdutSuradut1 menulis, “Wah ko begitu ya, jd boleh dong tinggal di bantaran sungai, bantaran rel KA, tp knp pedagang2 pd digusur 🙂 @fadjroeL @Yusrilihza_Mhd”.

Yusril di depan warga Bidara Cina menyindir Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akrab disapa Ahok yang kerap menyatakan status tanah negara untuk suatu wilayah yang hendak ditertibkan. Dia juga menyindir Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan soal klaim “tanah negara” tersebut.

Ferry diketahui pernah memberi pernyataan beberapa waktu lalu bahwa tanah di Luar Batang adalah tanah negara. Menurut Yusril, negara tidak memiliki tanah, tapi hanya menguasai. Dia menilai baik perorangan, pemerintah, ataupun swasta, punya cara yang sama untuk memperoleh tanah. (***)

Most Popular

To Top