Ibukota

Eh Yusril, Ente Fitnah Keji Sekda DKI Sama Aja Ngajakin Ribut Warga NU Se-Jakarta

Screenshot_2016-05-04-14-26-34_1

Wakil sekretaris PWNU DKI Jakarta

Ayonews, Jakarta
Sepak terjang pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra di kawasan Kramat Luar Batang membuat berang warga Nahdlatul Ulama DKI Jakarta. Sikapnya yang seolah membela rakyat, tapi ternyata mencari keuntungan politik di Luar Batang.

 

“Yusril ini makin keterlaluan belakangan ini. Sejak awal kami warga NU DKI sudah curiga kok tiba-tiba Yusril nongol seolah mau membantu warga luar Batang ketika berhadapan dengan Pemprov DKI. Kami tahu tujuan sebenarnya Yusril ini mencari dukungan menghadapi Pilgub, tidak murni membela,” kata Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah NU (PWNU) DKI Jakarta Husny Mubarok Amir.

 

Yang membuat emosi warga NU DKI, lanjut Husny, Yusril menuduh Saefullah selaku Sekda DKI Jakarta menjanjikan uang 1 Miliar untuk warga Kramat Luar Batang.

 

“Saya kira ini perbuatan cukup keji. Ingat loh, Pak Saefullah ini bukan hanya sekda DKI, tapi beliau juga Ketua PWNU DKI Jakarta. Dan di Kramat Luar Batang itu hampir semua rata-rata warga NU. jadi wajar donk beliau(Saefullah, red) dengan langkah-langkah persuasif sesuai kapasitasnya sebagai Sekda ikut menyerap aspirasi dan keinginan warga di situ,” papar Husny.

 

Soal tudingan janji itu, Husny meminta Yusril tidak perlu mempolitisir dan memprovokasi warga Luar Batang. “Ini ucapan Prof. Yusril kok malah seperti mengajak konfrontasi dan perang dengan warga Nahdliyyin di Jakarta,” cetus Husny.

 

Semestinya, lanjut Husny, keberadaan Yusril di Luar Batang tidak untuk memperkeruh suasana.

 

“Beliau kan Bakal Calon Gubernur, punya gelar profesor, mantan menteri. Harusnya membuat komentar itu menyejukkan, tidak malah cenderung provokatif dan ngajak ribut orang lain,” tandas mantan ketua Lakpesdam NU DKI Jakarta ini.(***)

Most Popular

To Top