Nasional

Panglima TNI Puji Konsistensi Tentara Filipina Perangi Abu Sayyaf

images (32)

Ayonews, Biak 

Dalam upayanya menyelamatkan WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf, Filipina harus kehilangan sejumlah tentaranya. Operasi militer tersebut sebagai wujud nyata konsistensi dari pemerintah Filipina.

“Saya berpikiran bahwa tentara dari Filipina benar-benar konsisten,” tutur Panglima TNI Jenderal Gatot Murmantyo usai meninjau rencana renovasi dermaga di Pulau Biak, Papua, Sabtu (30/4/2016).

Menurut Gatot, kejadian tersebut membuktikan kesungguhan dari Pemerintah Filipina memberantas kelompok Abu Sayyaf. Sementara itu, pemerintah Indonesia, masih terus berkoordinasi terkait penyanderaan terhadap 14 WNI oleh kelompok tersebut.

“Sehingga dia melakukan operasi bersungguh-sungguh. Dan kami selalu komunikasi dengan Filipina,”  Gatot menegaskan.

Saat ini, lanjut Gatot, WNI yang disandera masih dalam keadaan sehat. Upaya pembebasan sandera tetap menunggu izin dari otoritas Filipina.

“UU tidak mengizinkan. Tentaranya (TNI) mau-mau saja. Tapi UU mereka tidak mengizinkan, (jadi) nggak bisa. Tapi intelijen kita selalu koordinasi kita selalu monitor dan yakin semua masih selamat. Masih sehat,” jelas Gatot.

Mencegah terjadinya pembajakan kapal RI yang berujung penyanderaan, Gatot menegaskan TNI tetap memaksimalkan pengamanan wilayah perairan.

“Di Tarakan sudah ada (pengamanan oleh TNI). Masalahnya itu penculikannya itu bukan di wilayah kita. Kalau penculikannya di wilayah Indonesia, berarti Angkatan Laut yang lemah. Tapi perompakan di negara lain. Sedangkan kita tidak boleh masuk ke sana,” ujar Gatot.(***)

Most Popular

To Top