Ibukota

Yusril Type Pengacara Pembelot, Ahok Bersyukur Tak Dipakai Pemprov DKI

images-47

Ayonews, Jakarta

Sejak Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok menggantikan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta, jasa pengacara Yusril Ihza Mahendra tak lagi dipakai sebagai pengacara Pemprov DKI Jakarta.

Justru Ahok merasa bersyukur kalau Yusril tidak menjadi pengacara Pemprov DKI Jakarta. Sebab, Yusril tidak bisa dipercaya karena kerap membelot. Yusril bisa saja tiba-tiba berbalik menyerang Pemprov DKI jika ada pihak swasta yang mau membayar dia lebih mahal.

“Bisa bayangin enggak kalau Pak Yusril kemarin sebagai pengacara di DKI, ketika DKI sedang berperkara dengan swasta, dia dibayar swasta dia ikut,” kata  Ahok di Balai Kota, Kamis (28/4).

Ahok mencontohkan  kasus di Jawa Tengah saat Yusril membela PT Indocement yang ingin membangun pabrik di sana. Ahok mengatakan, Yusril malah membela pengusaha dan bukan rakyat.

Menurut Ahok, Pemprov DKI tidak mungkin dibela oleh pengacara seperti Yusril.

Ahok pun menuding Yusril saat ini sedang memanfaatkan profesinya untuk berkampanye jelang Pilkada DKI 2017.

“Bagaimana kita bisa putuskan kerjasama dengan Pak Yusril? Untuk kepentingan kampanye, dia bela sekarang warga Luar Batang,” ujar Ahok.

Yusril memang menjadi kuasa hukum warga Luar Batang yang akan digusur oleh Pemprov DKI. Yusril menuding Pemprov DKI tidak memiliki bukti bahwa lahan di Luar Batang merupakan lahan negara.

Selain mewakili warga Luar Barang, Yusril juga menjadi kuasa hukum perusahaan pengelola TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, dan warga Bidaracina, Jakarta Timur,  melawan Pemprov DKI Jakarta.

Dalam perkara di Bidaracina terkait rencana pembangunan sodetan Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur, warga yang diwakili Yusril menang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). (***)

 

Most Popular

To Top