Ibukota

Rustam Effedi Akui Jadi Beban Ahok dan Jakarta

images-28Ayonews, Jakarta

Rustam Effendi menyatakan salah satu alasannya mundur sebagai Walikota Jakarta Utara karena tak mau jadi beban dari  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

“Saya ingin mengakhiri kekisruhan, kebisingan kasihan Pak Gubernur banyak kerjaan, masa karena urusan wali kota aja gubernur pusing, saya juga butuh kenyamanan,” kata Rustam.

Rustam pun menegaskan keputusan mundur dari jabatannya sebagai Walikota Jakarta Utara tidak terkait dengan adanya unsur politik. Dia mengaku paham Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak boleh berpolitik.

“Saya sampaikan bahwa tidak ada kaitan politik. Saya paham betul PNS dilarang berpolitik, yang dimaksud berpolitik seperti apa dan kaitan dengan pak Yusril sudah diklarifikasi,” kata Rustam di Kantor wali kota Jakarta Utara, Selasa (26/4).

Ucapan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja yang mengatakan dirinya dekat dengan Yusril Ihza Mahendra, walaupun cuman bercanda namun disampaikan di depan rapat.

“Pak Yusril juga sudah menyangkal juga enggak ada kaitannya dengan itu, saya tidak tidak pernah berkomunikasi kenal pun tidak dengan pak Yusril dan Yusril juga sudah menyampaikan itu,” kata Rustam.

Rustam pada Senin sore (25/4) pada pukul 17.00 WIB menghadap Ahok dengan didampingi oleh Kepala BKD DKI Jakarta Agus Suradika untuk menyampaikan surat pernyataan mengundurkan diri dari jabatan Wali kota Jakarta Utara. (***)

Most Popular

To Top