Korupsi

Sukses Menangkap Samadikun Hartono, Presiden Perintah Bang Yos Buru Eddy Tansil

images-34
Ayonews, Jakarta
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan menegaskan bahwa Pemerintah saat ini tengah membuat langkah yang lebih cepat dan tegas untuk menangkap buronan kasus korupsi yang melarikan diri ke luar negeri.

Luhut menjelaskan, saat ini Pemerintah Indonesia telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Singapura agar upaya pengejaran bisa dipermudah.

"Kerja sama dengan Singapura semakin bagus. Atas perintah Presiden (Joko Widodo), kami akan terus kejar para buronan kasus korupsi yang melarikan diri. Kami punya langkah yang lebih cepat lagi, lebih tegas," ujar Luhut saat di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (25/4/2016).

Luhut mengatakan bahwa Pemerintah tidak akan memberikan perlakuan khusus atau istimewa kepada buronan yang berhasil ditangkap. 

"Tidak ada perlakuan istimewa. Mereka harus mempertanggungjawabkan kejahatan yang telah dilakukan. Kami akan terus berupaya untuk menangkap buronan yang ada di luar negeri," kata dia.

Kepala BIN Sutiyoso sebelumnya menyebutkan, Pemerintah Indonesia juga mengejar buron lain yang saat ini mencapai 28 orang. 

Sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011, BIN berwenang melakukan operasi di luar negeri. Karena itu BIN punya perwakilan di luar negeri termasuk dalam upaya mengejar Samadikun.

Pemerintah sebelumnya menangkap buron kasus penyalahgunaan dana talangan dari Bank Indonesia atau BLBI Samadikun Hartono di China.

Selain itu, buron kasus Bank Century Hartawan Aluwi juga ditangkap di Singapura. Keduanya sudah menjalani pidananya di Indonesia.

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso menyatakan saat ini terdapat 28 koruptor yang menjadi buronan. BIN berjanji akan terus memburu ke-28 orang tersebut termasuk Eddy Tansil.

"Saat ini masih 28 orang harus kami cari, jadi saya persilahkan mereka terus bersembunyi dan saya terus akan memburunya, karena ini perintah Presiden" kata Sutiyoso, dalam konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (21/4/2016) malam.

Sutiyoso mengimbau agar mereka yang masih buron ini untuk menyerahkan diri. BIN mengaku akan terus memburu para koruptor yang kabur dari jerat hukuman itu.

"Saya kira baik mereka yang masih di luar, alangkah baiknya dan lebih terhormat apabila mereka menyerahkan diri," ujar Sutiyoso.(***)


Most Popular

To Top