Hukum & Kriminal

Tak Cuma Dipecat, Proses Hukum Ivan Haz Harus Terus Berlanjut

images-6

Ayonews, Jakarta 

Panel di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI memutuskan memecat anggota F-PPP Fanny Safriansyah alias Ivan Haz dari keanggotaannya di DPR. Keputusan itu pun diapresiasi Komnas Perempuan.

Meski Ivan Haz telah dipecat dari DPR, Komnas Perempuan meminta supaya proses hukum yang menyangkut anak dari mantan Wakil Presiden Hamzah Haz ini harus tetap diproses.

“Setelah dipecat bukan berarti proses hukum tidak diteruskan, masyarakat harus terus mengawal, hak warga negara salah satunya adalah perlu mendapatkan kesamaan hak di mata hukum. Kasus penganiayaan ini kan bukan delik aduan, kita semua harus mengawasi agar proses hukum tetap berjalan,” ujar Ketua Komnas Perempuan, Azriana, Kamis (21/4/2016).

Selama ini, lanjut Azriana, yang berkembang menjadi opini masyarakat adalah pejabat tak tersentuh hukum. Mekanisme pemecatan ini bisa menunjukkan   ke publik, bahwa MKD bisa bertindak tegas kepada siapapun, tak terkecuali kepada anggotanya sendiri.

“Kita mengapresiasi Majelis Kehormatan Dewan DPR (MKD DPR) ketika memberikan sanksi keras kepada pelaku kekerasan terhadap perempuan, termasuk kepada Ivan Haz. Semoga pemecatan ini menjadi faktor agar siapapun, termasuk anggota dewan tidak melakukan kasus yang sama,” ujarnya

Menurut Azriana, hukuman yang diterima oleh Ivan Haz ini tergolong berat. Sebelum ini, dalam catatan Komnas Perempuan, tidak pernah sampai ada anggota dewan yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap perempuan kemudian dipecat.

Sebelumnya diberitakan, Ivan Haz diduga melakukan penganiayaan pembantu rumah tangganya, Topiah (20). Topiah melaporkan perkara itu ke Polda Metro Jaya awal Oktober 2015 yang lalu.(***)

Most Popular

To Top