Korupsi

KPK: Ketua BPK Harry Azhar Aziz Belum Laporkan Hartanya!

ketua bpk

ayonews, Jakarta

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis belum juga menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Harry terakhir menyerahkan LHKPN pada 2010, saat masih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari fraksi Partai Golkar.

“Sudah dicek secara manual, belum lapor,” ungkap Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN, Cahya Hardianto Harefa.

Menurut Cahya, Harry terakhir menyerahkan form B1 pada 29 Juli 2010, dengan jabatan sebagai anggota DPR periode 2009-2014.

Pada umumnya, KPK membuat imbauan melalui surat, agar penyelenggara negara yang belum menyerahkan LHKPN, segera memenuhinya.

Harry menjadi Ketua BPK sejak Oktober 2014. Berdasarkan ketentuan, penyelenggara negara harus bersedia diperiksa kekayaannya sebelum, selama, dan sesudah menjabat.

Selain itu, melaporkan harta kekayaannya pada saat pertama kali menjabat, mutasi, promosi dan pensiun.

Berdasarkan data LHKPN 2010 yang dimuat dalam situs acch.kpk.go.id, Harry memiliki sejumlah harta kekayaan dalam berbagai bentuk yang jumlah totalnya mencapai Rp 9.930.243.544 dan 680 dollar AS.

Harry Azhar Aziz, namanya masuk dalam dokumen Panama Papers adalah politikus Partai Golkar. (***)

Most Popular

To Top