Megapolitan

Ahok Sedang Melawan Politik Topeng

pilkada dki ilustrasiAyonews, Jakarta

Ahok Sedang Melawan Politik Topeng

Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Harris, di Jakarta, Rabu (20/4) mengatakan, Basuki Tjahaja Purnama akrab disapa Ahok sedang melawan politik topeng,  karena tidak mau didikte oleh kekuatan yang menyimpan agenda terselubung.

“Partai politik di depan bilang mau berbakti untuk rakyat, padahal di belakangnya mereka ingin mencuri uang rakyat,” ujar Syamsuddin dalam diskusi politik “Perlukan Mencari Lawan untuk Ahok”.

Apabila Ahok gagal pada tahap verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum, Harris menduga ada konspirasi dari partai politik untuk menjegalnya, apalagi Ahok sudah dianggap musuh bersama. Oleh karena itu, publik perlu dilibatkan untuk mengawasi KPU dan kekuatan yang akan berkonspirasi.

Menurut Syamsuddin, penyelidikan pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tidak punya daya rusak terhadap reputasi Ahok.

“Bila dalam 10 bulan ke depan tidak ada calon yang menonjol, belum ada pesaing untuk Ahok.”

Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute, Gun Gun Heryanto, menambahkan, serangan politik kepada Ahok dari sisi suku, agama, ras, dan golongan tidak lagi bisa menurunkan tingkat keterpilihannya. Pesaing Ahok sebaiknya menawarkan program yang bisa melebihi program yang dibuat Ahok.

Dengan programnya, katanya, seorang calon bisa menawarkan kepuasan kepada publik.

“Ketika tingkat kepuasan publik kepada petahanan di bawah 50 persen, ada kemungkinan calon alternatif menang. Tapi bila tingkat kepuasan publik kepada petahana di atas 60 persen, agak sulit mengalahkannya. Kecuali ada tindakan korupsi dan sejenisnya yang bisa merusak reputasinya,” katanya. (***)

Most Popular

To Top