Korupsi

ruhut Ruhut: “Ketua BPK lebih baik mundur saja lah. Malu. Jangan kau bikin kodok dan kecebong Jokowi ketawa,”

ruhut
Ayonews, Jakarta

Politikus Partai Demokrat yang juga anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Ruhut Sitompul di Jakarta, Rabu (20/4) menyarankan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis mundur dari jabatannya, karena menggunakan posisinya sewaktu menjadi anggota DPR untuk berbisnis hingga masuk dalam skandal dokumen Panama Papers.

Menurut Ruhut,  Harry diketahui menyimpan hartanya di luar negeri dan namanya masuk ke dalam dokumen Panama Papers.

“Siapa bilang Panama Papers ada benarnya. Benar di mana? Kalau uang halal kenapa harus disimpan di luar negeri,” kata Ruhut.

Ruhut mengungkapkan bahwa Harry menggunakan alamat Gedung DPR. Harry adalah anggota DPR periode 2009-2014 dari Fraksi Partai Golkar.

“Selama di DPR itu, dia menggunakan semua bisnisnya di dalam dan luar negeri menggunaka alamat kantor DPR. Apa enggak keterlaluan itu,” ujar Ruhut.

Ketiga, Ruhut pun menyoroti sikap Harry yang belum melaporkan haratnya ke KPK sejak 2010.

“Ketua BPK lebih baik mundur saja lah. Malu. Jangan kau bikin kodok dan kecebong Jokowi ketawa,” ujarnya. (***)

Most Popular

To Top