Ibukota

Baru di Era Gubernur Ahok, Gaji PNS DKI Terendah Capai Rp13 Juta

ahok/ist

ahok/ist

 
Ayonews, JAkarta

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membuka acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2016 Provinsi di Balai Kota, Kamis (14/4/2016). Acara itu juga dihadiri Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil.

Saat didaulat memberikan kata sambutan, Ahok, sapaan Basuki, sempat membanggakan sistem pemberian gaji pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI, dari jenjang staf hingga yang tertinggi, eselon I.

“Penghasilan terendah di kami sekarang Rp 13 juta. Kalau naik jadi eselon IV sekitar Rp 30 juta, naik eselon III Rp 40 jutaan, naik lagi eselon II Rp 75 jutaan. Kalau eselon I, saya enggak tahu, Rp 100 jutaan mungkin,” ujar Ahok.

Musrenbang merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan untuk membahas program-program yang akan dilaksanakan pada tahun berikutnya.

Pada Musrenbang 2016, Ahok sempat membanggakan proses penyusunan anggaran pendapatan dan belanja dearah (APBD) 2016 yang disebutnya merupakan APBD yang paling sempurna karena sudah menerapkan e-budgeting, e-musrenbang, dan disahkan tepat waktu.

“Jadi, APBD 2016 ini APBD yang paling sempurna. Tentunya kami berterima kasih kepada DPRD yang telah sama-sama menyusun,” kata Ahok. (***)

Most Popular

To Top