Internasional

Mutilasi Bocah dan Minum Darah Korbannya, Pria di Texas Disuntik Mati

suntik mati
Ayonews, Texas
Seorang pria di Texas disuntik mati atas kasus pembunuhan bocah berusia 12 tahun. Tidak hanya membunuh, pria ini juga memutilasi dan meminum darah korbannya.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (7/4/2016), Pablo Vasquez (38) disuntik mati dan dinyatakan tewas pada Rabu (6/4) sekitar pukul 18.35 waktu setempat. Eksekusi mati ini merupakan eksekusi ke-6 yang digelar di negara bagian Texas sepanjang tahun ini.

Bocah laki-laki yang menjadi korban dalam kasus ini, David Cardenas, ditemukan di bawah lembaran logam yang ada di wilayah Donna, kota perbatasan Texas tahun 1998 lalu. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan bagian tangan hilang.

“Saya meminta maaf pada keluarga David. Hanya dengan cara seperti ini saya bisa dimaafkan. Anda mendapatkan keadilan Anda di sana. Itu saja,” ucap Vasqeuz dalam pernyataan terakhirnya, seperti dikutip Departemen Kehakiman Texas.

Kasus ini sempat memicu kekhawatiran atas praktik ritual perdukunan. Dalam pengakuannya, Vasquez yang saat itu berusia 21 tahun mengaku telah membunuh korban dan meminum darahnya karena ada bisikan setan yang memintanya melakukan hal itu.

Korban tengah berkumpul bersama teman-temannya di dekat sebuah rumah mobil, ketika diserang Vasquez. Dalam sidang, jaksa menyebut korban dipukul di kepala dengan pipa dan kemudian lehernya digorok. Sejumlah perhiasan milik korban dirampas oleh Vasquez.

“Jasad korban dimutilasi setelah tewas dengan sejumlah alat yang memicu tulangnya hancur,” demikian sebut dokumen persidangan.

Vasquez dijatuhi hukuman mati, sedangkan seorang kaki tangan Vasquez yakni bocah berusia 15 tahun divonis 35 tahun penjara atas dakwaan pembunuhan. (***)

Most Popular

To Top