Hukum & Kriminal

Sebelum Bikin Resah, Polisi Blokir Akun Facebook Charlie Hebdo

charlie

Ayonews, Jakarta

Majalah Charlie Heboh yang dinilai menistakan Islam tiba-tiba nongol di sebuah kun Facebook dengan nama yang sama memposting majalah itu ke akunnya. Sebelum membuat situasi meresahkan,Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri telah mengambil langkah penanganan.

Wakil Direktur  Tipideksus Bareskrim Kombes Agung Setya , Senin (4/4/2016) mengatakan, laporan resmi ke pihaknya memang  belum ada. Namun, polisi  sudah koordinasi dengan Kemenkominfo.

“Jadi kita ambil langkah-langkah. Untuk Facebook yang itu sudah kita koordinasikan. Kemenkominfo sudah memblokir itu,” kata Agung.

Menurut Agung, soal  pengusutannya harus menunggu laporan atau masuk dalam pasal ujaran kebencian, Agung mengatakan pihaknya masih menyelidikinya.

“Ya kita kembangkan semuanya, tapi itu ada petisi yang katanya mau melaporkan. Kita tunggu kalau dia mau melapor,” ujarnya.

Agung menjelaskan, saat ini pihaknya fokus pada penyebaran konten tersebut di jejaring media sosial internet.

“Kita lihat nanti kontennya (seandainya petisi tidak melaporkan). Sama ini kita lihat, itu kan majalah ya, yang kita fokuskan sekarang yang disebarkan melalui media online kayak media sosial facebook, twitter. Itu kan di bawah UU ITE,” paparnya.

“Kalau kaitannya sama majalahnya sendiri, mungkin teman-teman (wartawan) tanya ke kejaksaan ya, karena itu kan barang cetakan, itu nanti di sana ya,” sambungnya.

Selain itu, lanjut Agung, pihaknya juga sudah melakukan penelusuran bahwa konten di akun facebook itu baru 4 hari diunggah.

“Kita sudah lihat, kita sudah tahu bahwa konten itu baru berumur 4 hari (diunggah ke facebook). Hari ini sudah kita blok itu,” tutupnya.(***)

Most Popular

To Top