Megapolitan

KPK Harus Periksa Ketua Balegda Raperda Reklamasi Jakarta

mohamad-sanusi-ditahan-kpk_20160402_145010

Ayonews, Jakarta

KPK Didesak Segera Periksa Pimpinan Balegda Reklamasi

Pengamat Kebijakan Publik Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah menyebutkan, suap reklamasi yang menjerat mantan politisi Partai Gerindra, Mohamad Sanusi, akan menggelinding bak bola panas. Bola panas itu akan menghantam sejumlah pihak, terutama dari kalangan Badan Legislatif Daerah (Balegda) DPRD DKI Jakarta.

“Ya semua yang terindikasi terlibat harus segera diperiksa, terutama pimpinan Balegda,” kata Amir, Selasa (5/4).

Balegda DPRD DKI Jakarta yang menggodok Raperda Zonasi Wilayah Laut dan Pulau Pulau Kecil dan Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta diketahui dipimpin Mohamad Taufik sebagai ketua dan Merry Hotma sebagai wakil ketua.

Menurut Amir, pemeriksaan Balegda penting dilakukan, karena draf dua raperda yang diserahkan Pemprov DKI dengan hasil akhir pembahasan sudah melenceng jauh. Salah satunya terkait kewajiban pengembang 15 persen.

Sekadar diketahui, pasca tertangkapnya Sanusi dalam kasus suap reklamasi Teluk Jakarta,   sontak beredar nama-nama anggota DPRD yang diduga penerima gratifikasi tahap pertama dari para pengembang 17 pulau.

Dari informasi yang diperoleh RMOLJakarta, tercatat ada 20 nama anggota Dewan yang menerima gratifikasi. Bentuk gratifikasi yang mereka terima bermacam-macam, seperti liburan bersama keluarga ke Amerika Serikat, umrah bareng keluarga hingga mobil mewah Alphard.

Sementara anggota Dewan penerima gratifikasi antara lain berasal dari Fraksi PDIP, Partai Gerindra, PKS, PKB, Partai Demokrat, Partai Hanura dan Partai Nasdem. (***)

Most Popular

To Top