Megapolitan

Beredar Pesan Berantai 20 Nama Anggota Dewan Penerima Suap Reklamasi

mohamad-sanusi-ditahan-kpk_20160402_145010Ayonews, Jakarta

Pasca tertangkapnya Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi dalam kasus suap reklamasi Teluk Jakarta,  sontak beredar nama-nama anggota DPRD yang diduga penerima gratifikasi tahap pertama dari para pengembang 17 pulau.

Pemberian gratifikasi itu diyakini untuk memluskan pembahasan serta pengesahan Raperda Zonasi Wilayah Laut dan Pulau Pulau Kecil dan Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

Dari informasi yang diperoleh RMOLJakarta, tercatat ada 20 nama anggota Dewan yang menerima gratifikasi. Bentuk gratifikasi yang mereka terima bermacam-macam, seperti liburan bersama keluarga ke Amerika Serikat, umrah bareng keluarga hingga mobil mewah Alphard.

Sementara anggota Dewan penerima gratifikasi antara lain berasal dari Fraksi PDIP, Partai Gerindra, PKS, PKB, Partai Demokrat dan Partai Nasdem.

Dari 20 nama yang disebut-sebut penerima gratifikasi yakni Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra, Prabowo Soenirman.

Saat dikonfirmasi, Prabowo menolak keras namanya ikut dicantumkan dalam pesan berantai melalui media sosial tersebut.

“Saya keberatan karena saya adalah orang terdepan menolak perda zonasi dan reklamasi. Jika saya menerima seperti yang ditulis di atas saya siap mundur dan dimiskinkan,” tegas Prabowo.

Prabowo mengaku sejak Raperda Zonasi Wilayah Laut dan Pulau Pulau Kecil dan Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta diserahkan Pemprov DKI kepada DPRD pada awal tahun lalu, dirinya sudah tegas menyatakan penolakan karena salah satunya berpotensi menyengsarakan warga yang mendiami sekitar proyek reklamasi.

Salah satu bentuk penolakan yang dilakukan anggota Komisi D DPRD DKI yakni dengan tidak menghadiri rapat paripurna. Total sudah lima kali Prabowo memilih absen, hingga akhirnya masalahnya kini justru ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (***)

Most Popular

To Top