Korupsi

Izin Reklamasi Pantai Utara Jakarta yang Didapat PT APL Diberikan Bekas Gubernur Fauzi Bowo

374800_presdir-pt-agung-podomoro-land--ariesman-widjaja-jadi-tersangka_663_382

Ayonews, Jakarta

Presiden Direktur salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia, PT Agung Podomoro Land (PT APL), Ariesman Widjaja dan seorang pegawainya Trinanda Prihantoro ditangkap KPK  setelah melakukan penyuapan kepada anggota DPRD DKI Jakarta M. Sanusi, terkait pembahasa Raperda reklamasi di DPRD DKI Jakarta.

12901512_1097868800275198_6308283154029994334_o

12885754_1097869340275144_7913037055902841420_o

Turut disita KPK uang suap sebesar Rp 1,140 miliar diduga untuk memuluskan pembahasan dua rancangan peraturan daerah (Raperda) di DPRD DKI.

Raperda yang dimaksud yaitu Raperda tentang Zonasi wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Provinsi Jakarta 2015-2035 dan Raperda tentang Rencana Kawasan Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara.

PT APL menjadi salah satu pengembang yang akan melakukan reklamasi di pantai utara Jakarta. Izin yang telah dikantongi PT APL yang dikeluarkan oleh Pemprov DKI sempat dipermasalahkan karena dianggap melangkahi kewenangan Menteri Kelautan dan Perikanan. Kala itu, yang mengeluarkan izin adalah Fauzi Bowo saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Sedangkan sebagai diduga pemberi, Ariesman disangka melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 yata (1) KUHPidana.

Terkait kasus ini, KPK juga telah mencegah bos perusahaan properti raksasa PT Agung Sedayu Group, Aguan Sugianto bepergian ke luar negeri. Aguan masih berstatus saksi.(***)

Most Popular

To Top