Nasional

Batik Air Senggolan dengan Trans Nusa, 49 Penumpang & 7 Kru Selamat

batik air

Ayonews, Jakarta

Insiden tabrakan antara pesawat Batik Air dan TransNusa di landasan pacu Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur membuat sejumlah jadwal kedatangan sejumlah pesawat dialihkan.

Informasi itu diumumkan melalui pengeras suara di information center Bandara Halim Perdanakusuma. Pesawat yang hendak landing di Halim tersebut dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

“Kedatangan pesawat Batik Air ID 7061 dari Kualanamu, Medan dialihkan ke Bandara Soekarno Hatta,” ucap pengumuman dari information center, Senin (4/4/2016).

Ada sekitar 5 pesawat yang dialihkan dari Bandara Halim ke Cengkareng. Dari pengumuman yang disampaikan, 5 pesawat itu terbang dari Surabaya, Palembang, dan Medan yang seharusnya mendarat di Halim. Seluruh pesawat berasal dari maskapai Citilink dan Batik Air.

Hingga saat ini, Bandara Halim masih ditutup dari kegiatan penerbangan selama proses evakuasi pesawat selesai. Beberapa orang yang berusaha menjemput keluarganya pun langsung pergi ke Bandara Soekarno-Hatta.

“Untuk kedatangan hingga pukul 22.00 WIB, semua sudah dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta,” kata salah seorang petugas information center menjelaskan kepada para penjemput.

Untuk sementara ini, penutupan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur diperpanjang hingga 24.00 WIB menyusul insiden tabrakan Pesawat Batik Air dan Transnusa pada Senin (4/4) pukul 19.55 WIB.

“Sesuai Notam Nomor A1006, penutupan Runway Bandara Halim Perdanakusuma diperpanjang sampai dengan estimasi tanggal 4 April 2016 pukul 24.00 WIB karena proses evakuasi pesawat Batik,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan JA Barata di Jakarta, Senin malam.

Sebelumnya, runway (landasan pacu) Bandara Halim Perdanakusuma ditutup sementara sampai dengan estimasi tanggal 4 April 2016 pukul 22.00 WIB karena proses evakuasi pesawat Batik.

Pesawat Batik Air dengan rute Halim Perdanakusuma – Ujung Pandang, registrasi PK-LBS, nomor penerbangan ID 7703 bersenggolan dengan pesawat Transnusa sesaat sebelum lepas landas pada Senin (4/4) pukul 19.55 WIB.

Direktur Utama Lion Air Group Edward Sirait mengatakan pesawat Batik Air sudah “di-release” untuk lepas landas oleh menara pengawas (ATC) dan sewaktu melakukan proses “take off” atau lepas landas bersenggolan dengan pesawat Trans Nusa yang saat itu sedang ditarik oleh traktor (dalam proses pemindahan).

“Karena hal itu Pilot in Command memutuskan untuk membatalkan take off (aborted take off) untuk memastikan keselamatan penumpang,” katanya.

Edward mengatakan pesawat Batik Air ID 7703 membawa 49 penumpang dan tujuh kru pesawat dan dipastikan semua penumpang dan kru dalam keadaan selamat dan akan diterbangkan menggunakan pesawat pengganti dengan registrasi yg lain.

“Terkait dengan apa yang terjadi, kita akan menunggu hasil penyelidikan dari lembaga yang berwenang”, ujar Edward.(***)

Most Popular

To Top