Ibukota

Ahok Rekam Kasus Pemerasan Kepala TPU pada Warga

Inilah-7-Ciri-Unik-Ahok-Sebagai-Gubernur-DKI-JakartaAyonews, Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akrab disapa Ahok, marah besar kepada Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Ratna Diah Kurniati yang membela anak buahnya, Kepala Tempat Pemakaman Umum (TPU) Petamburan yang terekam memeras anggota masyarakat yang akan memakamkan keluarganya.

Pada Rapat Pimpinan pada Senin (28/3), Ahok memperdengarkan rekaman yang dia simpan di dalam telepon selulernya itu. Isi rekaman itu antara dua lelaki, yang salah seorangnya, menurut Ahok, adalah Kepala TPU Petamburan.

“Jadi terserah Anda mau kasih berapa? Yang penting cukup buat bayar cicilan mobil 3 bulan, sama BTN 2 bulan,” demikian suara lelaki yang diidentifikasi Ahok sebagai suara Kepala TPU Petamburan dalam rekaman tersebut.

Ahok menganggap Ratna masih membela anak buahnya, meskipun TPU Petamburan itu memeras warga yang hendak memakamkan kerabatnya.

Menanggapi itu, Ratna menyatakan bahwa dia sudah me-rolling kepala TPU, namun jawabannya itu tidak memuaskan Ahok.

Ahok meminta Ratna memecat kepala TPU Petamburan yang sudah jelas memeras warga.

“Saya minggu depan pecat Ibu. Kesel saya. Saya betul-betul serius. Ibu masih¬† belain anak buahnya terus. Pecat sudah itu PNS,” kata Ahok.

Ahok akan terus membongkar permainan pemerasan di kalangan pegawai negeri sipil, karena dia sudah mengirimkan detektif untuk merekam segala permainan itu sebagai bukti. (***)

Most Popular

To Top