Pilgub

Rencana Ahok Mempercantik Masjid, Malah Diplintir Lawan Ahok jadi Menggusur Masjid

IMG-20160328-WA0011

Ayonews, Jakarta

Isu penggusuran Masjid Luar Batang dan makam keramat sepertinya dipolitisasi untuk menyerang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok oleh lawan-lawan politiknya.

Padahal, tujuan dari Pemprov DKI bukan untuk menggusur tempat ibadah bersejarah itu. Tapi justru untuk mempercantik masjid yang di dalamnya ada makam makam Al Habib Husein bin Abubakar bin Abdillah Al Aydrus. Tokoh asal Hadramaut, Yaman, ini wafat pada 1756. Bahkan, rencana ini sudah disampaikan setahun lalu oleh Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan Walikota Jakarta Utara Rustam Effendi.

Menurut Ahok, isu penggusuran itu tidak benar. Justru Ahok yang telah membuat kondisi Masjid itu lebih baik dibanding sebelumnya. Ahok mempersilakan publik untuk mengeceknya langsung bila kurang percaya.

Ahok tidak akan mungkin memerintahkan bawahannya untuk menggusur masjid Jami Keramat Luar Batang. Pasalnya, bangunan bersejarah itu berstatus sebagai cagar budaya yang dilindungi.

“Makanya itu saya bilang, itu pintarnya Pak Yusril (isu penggusuran yang disebut Ahok). Sekarang dia tahu enggak tuh, Masjid Luar Batang yang bikin bagus siapa? Nih (saya sendiri). Lu (Anda) tanya sama muazinnya semua,” kata Ahok sambil menepuk dadanya sendiri.
Ahok agak memaklumi sikap bakal calon wakil gubernur DKI 2017 itu. Soalnya, sepenilaian Ahok, Yusril kerap ‘pasang badan’ di banyak kasus. Kebanyakan kasus yang dibela Yusril adalah kasus yang berbau perlawanan terhadap pemerintah.

“Enggak apa-apa. Pak Yusril sudah pasang badan kok. Kasus sampah di Bantargebang juga dia. Yusril kan memang suka pasang badan bela-bela yang lawan Pemerintah kayaknya,” kata Ahok.

Ahok menegaskan rencana sebenarnya terkait penataan kawasan seputar Masjid Luar Batang. Nantinya kawasan itu akan dibikin sedemikian rupa sehingga masyarakat bisa langsung melihat Masjid itu dari luar. Malahan, makam di dalam masjid juga akan dibikin lebih nyaman bagi peziarah.

“Orang masuk ke Sunda Kelapa (kawasan di dekat Masjid) itu biar langsung lihat plaza yang besar supaya langsung (terbuka) Masjid Luar Batang menonjol. Ada makam di dalam segala macam, bisa menjadi tempat wisata yang enak. Jadi yang Ahok mau gusur bukan itu (Masjid-nya). Jadi Yusril enggak usah fitnah,” tutur Ahok.

Akibat informasi yang dipolitisir tersebut membuat pengurus masjid pun ikut resah. Seperti yang dialami Bendahara Masjid Jami’ Keramat Luar Batang Sambas. Menurut Sambas masjid bersejarah ini terdapat makam habib di masjid Luar Batang masih segaris keturunan dengan Rasulullah SAW. Semasa hidupnya, Habib Husein merupakan seorang tokoh terkemuka, penyebar Islam di Batavia (Jakarta).
Sejumlah tokoh nasional kerap menyempatkan waktu berziarah ke makam almarhum Habib Husain, meskipun itu biasanya pada tengah malam demi menghindari perhatian publik. Dia menyebutkan nama-nama, seperti mantan Kapolri Jenderal Timur Pradopo, mantan ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, dan mantan wakil presiden Tri Sutrisno.
Mantan presiden SBY juga pernah mengadakan buka puasa bersama di masjid ini. Sambas mengenang, Presiden Joko Widodo juga pernah berkunjung, namun dalam kapasitasnya sebagai gubernur DKI Jakarta waktu itu ketika meninjau banjir rob. Adapun Gubernur Ahok, menurut dia, belum pernah menginjakkan kaki di kompleks masjid ini, meskipun diakui pernah bertandang ke Luar Batang.
Meski terkesan rencana Ahok mempercantik masjid Luar Batang ditanggapi negatif oleh Sambas, namun ia mengakui kalau banjir yang kerap melanda warga kampung luar batang saat ini mulai berkurang berkat bantuan Pemprov DKI dengan Gubernur Ahok.
“Kalau yang dulu-dulu (banjir rob) bisa sampai 30 cm. Sekarang 10 cm. Artinya memang perhatian kepada masyarakat (sudah meningkat). Jalan sudah ditinggiin 10 cm. Tanggul sudah tinggi-tinggi,” papar Sambas.(***)

Most Popular

To Top