Hukum & Kriminal

Diduga Bunuh Istri, Anggota Obvit Polres Depok Terancam Hukuman Mati

3pembunuhan

Ayonews, Jakarta

Bripka Triono diduga membunuh istrinya, Ratnita Handriyani di rumahnya di Kelurahan Tugu, Cimanggis, Kota Depok. Jika terbukti melakukan pembunuhan tersebut, anggota Obvit Polres Depok Depok itu terancam dipecat dari institusi Polri.

Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Janner Humala Pasaribu menegaskan pihaknya tengah menyelidiki kasus oknum tersebut.

“Sekarang masih diselidiki oleh Paminal Polres Depok. Yang bersangkutan sudah mengaku, tapi harus dibuktikan terlebih dahulu,” ujar Janner kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (28/3/2016).

Janner mengatakan, penyidikan kode etik dilakukan bersamaan dengan proses penyidikan pidananya di Mapolres Depok. Sidang kode etik terhadap Triono dijatuhkan setelah dirinya mendapatkan vonis dari pengadilan atas peristiwa pidana yang dilakukannya.

“Sidang kode etiknya baru dilakukan setelah inkrah, kalau sudah divonis pidananya. Barulah setelah itu dijatuhkan hukumannya,” tambahnya.

Soal sanksi kode etik atas dugaan pembunuhan itu, Janner belum bisa merincinya sebelum ada putusan dari pengadilan.

“Tetapi dalam Perkap No 14 Tahun 2011 itu, sanksi PTDH itu tidak mengacu pada minimal vonis yang didapat, tetapi dari ancaman hukuman pidananya,” lanjutnya.

Triono dijerat dengan Pasal 340 dan atau 338 KUHP tentang pembunuhan berencana atau pembunuhan. Untuk pidana pembunuhan berencana sendiri, ancaman hukumannya maksimal hukuman mati, sementara pidana pembunuhan biasa ancaman hukuman maksimal adalah seumur hidup.(***)

Most Popular

To Top