Pilgub

Kader Hanura Nggak Dukung Ahok Lebih Baik Mundur, Ogah Mundur Bakal Dipaksa Mundur

rahmat hs

Rahmat HS, pengurus DPD Partai Hanura DKI Jakarta menolak partainya dukung Ahok.

Ayonews, Jakarta

Ketua DPD Hanura DKI Jakarta Mohamad “Ongen” Sangaji menunggu surat resmi pengunduran diri Wakil Ketua DPD Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Hanura DKI Jakarta Rahmat HS.

Hingga saat ini, dia belum menerima surat resmi dari Rahmat.

“Sekarang kan Hanura sudah deklarasi (dukungGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok di pada Pilkada 2017). Kalau dia (Rahmat HS) menyampaikan itu, saya tunggu suratnya saja,” kata Ongen¬† di kantor DPP Hanura, Sabtu (26/3/2016).

Menurut Ongen, tak ada kader lain yang membangkang seperti Rahmat. Situasi partai saat ini sudah kondusif.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Jakarta Timur Guntur juga menolak keputusan partai. Sekarang Pak Guntur sudah dukung,” kata Ongen.

Ongen mengatakan tiga hal kepada kader Hanura jika tidak mendukung Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Pertama, kader itu tetap diam dan tidak bersuara.

“Kalau enggak mau diam, ya silakan mundur. Masih enggak mau diam dan nggak mau mundur, ya saya mundurkan,” kata Ongen.

Ongen menyebut dukungan Hanura kepada Ahok karena melihat hasil survei serta suara dari grassroot.

“Diketahui elektabilitas Ahok sudah 70 persen, popularitas mencapai 90 persen, dan kinerjanya dirasakan masyarakat banyak,” kata Ongen.

Rahmat berencana melepas atribut Hanura, Minggu (27/3/2016) ini. Ia tidak sepakat dengan keputusan partai mendukung pencalonan Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.(***)

Most Popular

To Top