Megapolitan

Bantah Nampar Sopir, Ridwan Kamil: Dia itu Preman yang Dibekingi Aparat

wali-kota-bandung-ridwan-kamil-menjadi-supir-angkot-_130920173717-509

Ayonews, Bandung

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil membantah telah menampar Taufik Hidayat, sopir omprengan yang dia tegur lantaran melanggar aturan.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengungkapkan, insiden itu terjadi pada Jumat (18/3/2016) lalu. Dia membantah jika telah melakukan pemukulan terhadap sang sopir. Dia pun memaparkan kronologisnya.

“Kemarin itu ada satu yang kena (tegur) sama saya. Saya datengin pake sepeda, karena dia enggak mau ke luar, terjadi tarik menarik. Waktu saya tanya malah malaweung (acuh),” kata Emil, Minggu (20/3/2016).

“Saya tepuk, saya pegang pipinya biar dia ngeliat ke wajah saya. Psikologisnya kan kalau mau introgasi harus tatap matanya kan. Tarik-tarikan itu versi dia mah ditampar,” tutur Emil.

Dia menjelaskan, teguran kepada angkutan pelat hitam itu bukan kali pertama dilakukan. Bahkan, para sopir angkutan ilegal itu sudah beberapa kali ditertibkan.

Beberapa sopir, sambung Emil, sudah ada yang pernah diajak duduk bersama di Pendopo Kota Bandung.

“Si preman omprengan ini sudah belasan kali saya tertibkan, ada komplotannya. Sudah saya serahkan ke Denpom. Ada yang saya panggil ke Pendopo baik-baik, dua sampai tiga orang. Tapi teu kapok-kapok wae (tapi enggak kapok-kapok),” ungkapnya.

Sebelumnya, dalam akun resmi Twitternya Ridwan juga membatah penamparan ataupun pemukulan.

“tdk ada pemukulan. ini ada preman maksa warga masuk mobilnya, kepergok walikota, mau kabur. sy dadah2 aja gitu?” sebutnya dalam akun @ridwankamil, Minggu (20/3/2016).

Ia pun memaparkan kronologis insiden yang terjadi pada Jumat (18/3/2016) tersebut.

“1. Dia bukan sopir angkot, tapi anggota komplotan pelanggar hukum rutin. 2. Dia mau kabur spt biasa, maka sy cegat,” sebutnya.

“3. Komplotan ini sdh sy ingatkan dgn lisan belasan kali. 4. Sdh dirazia Skogar berkali-kali krn ada oknum aparat jd beking. skg play victim,” katanya.

Menurut dia, angkutan tersebut berpelat hitam alias mobil pribadi yang bukan untuk angkutan umum. “yg ilegal angkut penumpang sesuka dimana saja. sdh bertahun2 melakukan ini,” tambahnya.

Sebelumnya, seorang sopir omprengan bernama Taufik Hidayat melaporkan Ridwan Kamil ke polisi. Ridwan dianggap telah melakukan penamparan dan pemukulan kepada Taufik.(***)

Most Popular

To Top