Hukum & Kriminal

Rumah Pengrajin Emas Dibobol Maling, Emas Batangan 2,5 Miliar + Uang 100 Juta Digondol

images (80)
Ayonews, Jombang
Rumah Suwarno (59), pengrajin perhiasan emas di Jalan Kapten Tendean 129, Desa Pulo Lor, Kecamatan Jombang Kota, Kabupaten Jombang dibobol maling. Pencuri yang diperkirakan lebih dari satu orang itu berhasil membawa kabur emas batangan seberat 5 Kg dan uang tunai Rp 100 juta.

Suwarno mengatakan, aksi pencurian baru dia ketahui Senin (14/3/2016) sekitar pukul 18.30 Wib. Sejak Sabtu (12/3/2016) siang, rumahnya dalam keadaan kosong lantaran dia bersama anak dan istrinya sedang berlibur ke Malang. Rumah sebesar itu selama ini hanya dia tempati dengan istri dan anak terakhirnya. Sementara dua anaknya yang lain bekerja di Surabaya.

“Saya pulang tadi kondisi pintu depan masih terkunci. Saya buka pakai kunci tidak bisa, dari situ saya curiga. Kemudian saya cek lewat pintu garasi ternyata kondisi rumah terbuka semua,” kata Suwarno kepada wartawan.

Sadar ada yang janggal dengan kondisi rumahnya, pengrajin perhiasan emas ini pun bergegas mengecek brankas di kamar pribadinya. Bak disambar petir. Brankas besi itu dalam keadaan terbuka dan rusak. Emas seberat 5 Kg dan uang tunai Rp 100 juta di dalam brankas pun raib.

“Yang hilang emas batangan 5 kilogram, nilainya sekitar Rp 2,5 miliar. Uang tunai sekitar Rp 100 juta. Padahal brankas sudah saya kunci dan ada kode kombinasinya. Tapi dicongkel sama pelaku,” ungkap suami Sumariyana (50) itu.

Mendapat laporan korban, tim identifikasi Polres Jombang melakukan olah TKP ke rumah korban. Petugas menemukan beberapa alat bukti yang diduga milik pelaku tertinggal di rumah korban.

“Ada beberapa barang bukti tertinggal. Sabit, obeng, linggis masih dicari karena untuk mencongkel teralis jendela kemungkinan pelaku memakai linggis. Ada sidik jari pelaku juga tertinggal,” kata Kapolsek Jombang Kota AKP Yudiono di lokasi.

Aksi pencurian rumah kosong ini, lanjut Yudiono, diperkirakan terjadi saat korban dan keluarganya berlibur ke Malang. Dia memperkirakan jumlah pelaku lebih dari satu orang. Melihat kerusakan di dalam rumah, pelaku diduga masuk dengan cara mencongkel teralis jendela kamar pribadi korban.

“Minimal pelakunya 2 orang. Karena melihat cara memanjat tembok pagar rumah dengan menyiapkan tangga betul-betul rapi. Kemudian brankas yang sudah tua dicongkel sampai terbuka. Setidaknya dibutuhkan waktu 2 jam,” pungkasnya.

Yudiono membenarkan emas batangan milik korban yang hilang seberat 5 Kg. Selain itu, uang tunai Rp 100 juta juga raib. Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai lebih dari Rp 2 miliar.(***)

Most Popular

To Top