Pilgub

Bak Peristiwa Rengasdengklok, Teman Ahok Paksa Ahok Maju Pilgub Via Jalur Independen

images (64)

Ayonews, Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok semakin mantap ikut Teman Ahok ke Pilgub DKI lewat jalur independen. Ahok mengibaratkan pilihannya seperti Presiden pertama Soekarno yang diculik para pemuda ke Rengasdengklok agar segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.

Senin (7/3) lalu, Ahok menemui ketua umum PDIP Megawati Soekarno Putri. Kepada mantan presiden RI itu, ia menyampaikan niat maju Pilgub DKI lewat jalur independen. Pilihan itu sebagai bentuk penghargaan kepada pada relawan yang tergabung dalam Teman Ahok. Para relawan ini, menurut Ahok, telah bersusah payah mengumpulkan ratusan ribu KTP warga DKI untuk mendukungnya.
“Saya sampaikan ke Ibu (Mega), Ibu harus mengerti kondisi saya. Mungkin dulu Bung Karno juga nggak ingin merdeka 17 Agustus kan, tapi nunggu Jepang atur waktu gitu loh. Tapi anak-anak muda nyulik dia ke Rengasdengklok pake golok. Saya belum. Nah ini anak-anak nih kayak gini nih, Bu. Ngeyel di rumah saya sampai jam setengah 11 malam. Ngotot. Masa, Bapak, kami udah kumpulin 770 ribu KTP bapak mau milih partai. Kan Bapak bilang sejuta. Kami sanggup sejuta loh. Ya jujur dalam hati saya ya saya harus menghargai mereka loh, sekalipun saya kemungkinan bisa nggak ikut,” tutur Ahok kepada wartawan usai  menjadi narasumber seminar publik yang digelar Sekolah Tinggi Teologi Reformed Injili Internasional dengan tema Reformed Theology And Its Contribution To The World di Gedung Reformed Millenium Center Indonesia (RMCI), Jl Industri Blok B14, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016).

Kepada Megawati, Ahok menegaskan tak ingin mengecewakan anak-anak muda yang tergabung dalam Teman Ahok. Dia pun meminta pengertian Mega karena tak jadi ikut penjaringan cagub DKI dari PDIP.

“Ya bagi saya bukannya ragu nggak ragu. Hanya saya tidak mau mengecewakan kepercayaan yang diberikan anak-anak ini, saya sampaikan kok ke Bu Mega,” tuturnya.

Ahok lalu bercerita kepada Megawati soal lobi yang dilancarkan Teman Ahok kepada dirinya. Teman Ahok datang ke rumahnya di Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, Minggu (6/3) untuk menanyakan komitmennya maju lewat jalur independen.

Ahok sudah mengatakan kepada Teman Ahok, bahwa maju lewat PDIP membuka kesempatan lebih besar mempertahankan kursi DKI-1. PDIP memenuhi syarat untuk mengusung cagub sendiri di DKI, mesin partai juga bisa digunakan untuk pemenangan. Ahok mengibaratkan maju lewat PDIP ibarat naik mobil mewah, sedangkan jalur independen ibarat naik bus.

“Bu, Ibu ibaratnya udah kasih saya Mercedes S Class sampai ke kota tujuan, sopir lengkap, tinggal duduk tidur saja sampai. PDIP yang kampanye semua. Anak-anak ini ajak saya naik bus, turun ganti bus di terminal nggak jelas nih sampai di mana kumpul jam berapa, sampai terminal ganti bus terus. Saya bilang ke anak-anak, saya dapat mobil bagus, kalian nawarin bus,” tuturnya.

“Terus anak-anak jawabnya pinter, ya kalau naik mobil bagus kan Bapak sendiri, bus kan bareng masyarakat. Pilih masyarakat yang rame dong, Pak. Masa kami sudah siapin Bapak tolak. Saya bilang kalian berani nih, ngga takut semua? Mereka jawabnya udah berani, Pak, nggak ada yang mau culik kami, kami makannya banyak, Pak, nggak tahan yang culik,” tutur Ahok.(***)

Most Popular

To Top