Nasional

KPK Tak Galau Deponering BW-Samad di Praperadilkan

kpk

Ayonews, Jakarta

Putusan deponering (pengeyampingan) memang telah diberikan kepada Abraham Samad dan Bambang Widjojanto. Namun, ada pihak yang tidak ‘senang’ atas putusan tersebut, sehingga mereka mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Menanggapi hal tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mau ambil pusing. Lembaga antirasuah malah mempersilahkan para penggugat untuk melayangkannya.

“Kami persilahkan saja, kami saja tidak tahu gugatan itu disampaikan kepada siapa. Apakah KPK juga sebagai pihak tergugat atau Jaksa Agung,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi Priharsa Nugraha dikantornya, Selasa (8/3).

Namun yang jelas, lanjut Priharsa, KPK mengapresiasi putusan Jaksa Agung HM Prasetyo yang telah mendeponering perkara mantan Komisioner KPK itu.

“Yang jelas kami apresiasi keputusan Jaksa Agung kemarin untuk memberikan deponering kepada pak AS dan BW,” imbuhnya.

LSM Patriot Demokrat mendaftarkan gugatan praperadilan terkait putusan deponering AS dan BW.

Hal ini diperkuat dengan pernyataan Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Made Sutrisna yang mengatakan, pihaknya telah menerima 2 laporan praperadilan yang diajukan oleh lembaga Patriot Demokrat.

“Iya yang pertama itu atas nama LSM Patriot Demokrat yang ditandatangani atas nama Handar Situmorang. Yang kedua atas nama Bapak Junaidi dia perorangan tidak mewaliki lembaga,” ujar Made Sutrisna saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, Jaksa Agung HM Prasetyo mengumumkan bahwa pihaknya telah menghentikan dan menutup kasus pidana yang menjerat AS dan BW.

“Saya sebagai jaksa agung menggunakan hak prerogatif sesuai Pasal 35 huruf C UU Nomor 16 tahun 2004 untuk mengambil keputusan. Dan keputusan saya mendeponering perkara AS dan BW. Saya harap semua pihak dapat menerima dan memahami,” kata Prasetyo dalam konfrensi persnya. (***)

Most Popular

To Top