Internasional

Nancy Reagen, Sang Penasihat Sekaligus Istri Ronald Reagen Meninggal Dunia di Usia 94 Tahun

image

Ayonews, Los Angeles
Mantan ibu negara Amerika Serikat (AS) Nancy Reagen meninggal dunia di kediamannya di Los Angeles, Minggu (6/3/2016) di usia 94 tahun. Nancy  adalah istri mendiang Presiden AS ke-40 Ronald Reagen (1981-1989).

Joanne Drake, juru bicara Nancy Reagen, sebagaimana dikutip website the New York Times, mengungkapkan, penyebab kematiannya adalah gagal jantung kongestif.

Nancy dikenal sebagai orang yang berpengaruh besar terhadap karir politik suaminya. Ronald Reagen yang tadinya berkarir sebagai bintang Hollywood beralih ke karir politik sehingga sukses menjabat Gubernur California dan kemudian Presiden AS.

“Tanpa Nancy, mungkin tidak pernah ada Gubernur Reagen, tidak pula Presiden Reagen,” ujar Michael K. Deaver, sahabat pasangan tersebut yang telah tutup usia pada 2007.

image

Sebagai mantan artis, Nancy juga sering mendapat sorotan publik karena dikenal sebagai ibu negara yang selalu berpenampilan modis.

Jenazah Nancy rencananya dimakamkan di dekat makam suaminya yang meninggal dunia pada Juni 2004 di Ronald Reagan Presidential Library, California, AS.

Melalui akun Twitter, Michael Reagan mengatakan, ia amat bersedih dengan kematian ibu tirinya.

Seperti dikutip dari Reuters, Nancy Reagan disebut-sebut sebagai salah satu perempuan pertama yang berpengaruh dalam sejarah Amerika Serikat terutama pada di era kepemimpinan suaminya pada rentang 1981-1989.

Nancy  adalah sosok pendamping yang spesial bagi Ronald Reagan. Ronald Reagan memanggil istrinya dengan panggilan sayang “Mommy”, sementara Nancy  sendiri memanggil suaminya dengan panggilan sayang “Ronnie”.

Ronnie sendiri telah meninggal dunia pada tahun 2004 setelah perjuangannya melawan alzheimer. Nancy  dikabarkan juga menjadi istri setia dan penuh proteksi terhadap suaminya, dialah yang mendampingi sang suami dan merawatnya hingga akhir hayat.

Nancy  yang sebelumnya memiliki nama Nancy Davis, adalah seorang artis Hollywood di era 1940an. Pada tahun 1952, ia menikah dengan sekorang aktor film terkemuka yaitu Ronald Reagan.

Nancy kemudian menjabat sebagai ibu negara California selama tugas suaminya sebagai Gubernur California 1967-1975. Selanjutnya mereka pindah ke White House setelah kemenangan yang menentukan melawan Presiden dari Demokrat Jimmy Carter pada tahun 1980.

Proyek Nancy  yang paling  banyak dipublikasikan adalah “Just Say No” yang merupakan kampanye antinarkoba. Setelah suaminya terkena penyakit Alzheimer, ia aktif mendorong penelitian sel punca sebagai bagian dari perjuangan menemukan obat untuk suaminya.

Sebagai istri Reagan, mitra politik dan sekaligus penasihat, Nancy akhirnya menjadi salah satu perempuan paling kuat di Amerika. Meski pun kontroversial, sejarah telah mencatat bagaimana kontribusi Nyonya Reagan ini.

Nancy dikabarkan sering beda pendapat dengan kepala staf suaminya yaitu Donald Regan. Regan mengungkapkan kebiasaan sang Ibu Negara, yaitu selalu percaya pada astrologi.

Entah dalam pengertian serius atau hanya sekadar olok-olok kepada Nyonya Reagan, Donald Regan mengatakan sesuatu yang sulit di percaya khalayak umum di Amerika Serikat. Di tangan Nancy, kata Donald Regan, astrologilah yang digunakan untuk menentukan waktu pidato presiden dan juga perjalanannya, dan bahkan penentuan operasi kanker 1985 suaminya.

“Hampir setiap langkah dan keputusan Reagan, yang dibuat waktu saya menjabat kepala staf Gedung Putih, dibersihkan terlebih dahulu oleh Nancy. Dia yang menyusun horoskop untuk memastikan bahwa planet berada dalam keselarasan yang menguntungkan,” tulis Regan, seperti dikutip dari Reuters.

James Baker, yang menjabat sebagai kepala staf Gedung Putih pada masa jabatan pertama Reagan, memberi pandangan yang berbeda. “Jika ada satu orang yang sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan politik Ronald Reagan, itu adalah Nancy Reagan,” kata Baker.

Di masa tuanya, Nancy mencurahkan waktunya untuk merawat suami yang sakit di rumah mereka di Los Angeles. Ia selalu disiplin menjaga suaminya. Ketika suaminya meninggal, dia sendiri yang dengan tegar memimpin pemakaman sang suami pada 2004. Reuter

Most Popular

To Top