Korupsi

Tak Puas OC Kaligis Cuma Divonis 5,5 Tahun Bui, KPK Ajukan Banding

image

Ayonews,Jakarta
 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengajukan banding atas putusan majelis hakim terhadap pengacara senior, Otto Cornelis (OC) Kaligis. Terdakwa suap Hakim dan Panitera PTUN Medan itu diketahui hanya divonis 5,5 tahun dari tuntutan 10 tahun penjara.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha mengatakan, KPK telah mengirimkan memori banding atas nama terdakwa OCK (OC Kaligis) pada 29 Januari 2016.

“Memori banding sudah disampaikan ke Pengadilan Tinggi DKl Jakarta,” kata Priharsa saat dikonfirmasi, Jumat (4/3/2016).

Menurut Priharsa, ada beberapa alasan yang membuat KPK memutuskan untuk mengambil langkah hukum banding. Salah satunya mengenai putusan yang dinilai lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum KPK.

“Putusan terhadap OCK jauh dari tuntutan, kurang 2/3 tuntutan,” tukasnya.

Seperti diketahui, Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis 5,5 tahun kurungan penjara dan denda Rp300 juta subsider empat bulan kurungan untukOC Kaligis. Majelis hakim menilai OC terbukti memberikan uang kepada Hakim dan Panitera PTUN Medan.

Uang diberikan untuk mempengaruhi putusan atas permohonan pengujian kewenangan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara sesuai dengan Undang Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan atas Penyelidikan tentang dugaan terjadinya Tindak Pidana Korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos), Bantuan Daerah Bawahan (BDB), Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan tunggakan Dana Bagi Hasil (DBH) dan Penyertaan Modal pada sejumlah BUMD pada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa selama 10 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider empat bulan kurungan.(***)

Most Popular

To Top