Internasional

Inggris Gerah, ISIS Raup 266 Miliar Main di Pasar Saham

image

Ayonews, London
Kelompok militan Islamic State of Irak Syria (ISIS) dilaporkan mencoba keuntungan mereka di pasar saham. Hasilnya, dana jutaan dolar diraih oleh kelompok yang dipimpin Abu Bakar Al Baghdadi tersebut.

Diperkirakan IS meraih hingga USD 20 juta atau sekitar Rp 266 miliar. Uang yang mereka gunakan berasal dari bank yang mereka ambil alih di Kota Mosul, Irak.

Uang tersebut diputar kembali melalui pasar saham yang legal di Timur Tengah. Pada akhirnya, dana IS itu justru memberikan keuntungan besar bagi kelompok militan ini.

“Dana yang berhasil diambil oleh ISIS, diputar kembali melalui bank di Yordania,” ujar pihak komite penyelidikan Parlemen Inggris, seperti dikutip Telegraph, Rabu (2/3/2016).

Komite ini dibentuk oleh Kementerian Luar Negeri Inggris, yang dibuat untuk menyelidiki peran Inggris dalam keuangan IS.

Berdasarkan keterangan dari komite tersebut terkuak bahwa kepala keuangan ISIS memutar uangnya dari dana yang diambil pada 2014 lalu. Diperkirakan, ISIS mengambil uang dari bank sentral di Mosul sebanyal USD429 juta.

Mereka juga menggunakan uang yang diambil dari pembayaran pensiun. Dana pensiun itu dibayar oleh Pemerintah Irak kepada pegawai negeri sipil di Mosul.

“Uang yang diambil oleh ISIS, diputar di Bank di Yordania dan kemudian dibawa kembali melalui sebuah sistem di Baghdad. Hal itu memungkinkan sistem tersebut dieksploitasi ISIS,” sebut Kepala Komite Penyelidikan John Baron.

Menurut Baron keuntungan dari pasar saham ini disalurkan melalui transfer secara “hawala”. Ini merupakan sistem transfer uang yang tidak diatur dalam undang-undang, dan melalui agen-agen yang berada di suatu negara.(***)

Most Popular

To Top