Ibukota

Yang Duduki Tanah Negara Siap Digusur, Ahok Targetkan Bangun 33% RTH di Wilayah DKI

image

Ayonews, Jakarta
Saat ini, jumlah ruang terbuka hijau (RTH) di ibukota Jakarta masih dibawah 10 persen. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bertekad akan mengambil  lahan-lahan milik Pemprov DKI yang diduduki pihak lain.

Ahok berencana akan memperluas RTH  sampai jumlahnya mencapai 33 persen dari wilayah pemerintahannya. Karena itu, Ahok memerintahkan seluruh wali kota serta bupati agar melakukan inventarisasi lahan-lahan milik Pemprov DKI.

“Saya berikan instruksi kepada semua wali kota supaya secepatnya melakukan inventarisasi terhadap lahan-lahan punya Pemprov DKI, terutama yang diduduki oleh pihak lain,” tegas Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (2/3/2016).

Dengan dilakukannya inventarisasi, lanjut Ahok, maka dapat diketahui lahan mana saja yang merupakan milik Pemprov DKI, terutama lahan-lahan hijau yang telah ditempati pihak lain.

“Intinya, semua jalur hijau yang sudah diduduki oleh orang lain akan kami tertibkan. Kami akan ambil kembali lahan-lahan hijau itu, karena kan memang milik Pemprov DKI,” kata Ahok.

Ahok juga menegaskan tidak akan memberikan uang pengganti kepada orang-orang yang telah menduduki lahan milik negara. Warga juga diingatkan Ahok agar tidak lagi memperjual belikan lahan negara.

“Tidak ada uang pengganti untuk warga yang sudah menduduki lahan milik negara, apa lagi sampai memperjual belikannya. Saya berharap tidak ada lagi masyarakat yang menduduki lahan hijau,” tandas Ahok.(***)

Most Popular

To Top