Ibukota

KPK Tegaskan Tidak Ada Korupsi di Pembelian RS Waras, Kok Dua Orang ini Ngotot Ada Korupsi, Ada Apa?

image

Ayonews, Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sampai saat ini belum menemukan adanya indikasi korupsi dalam kasus pembelian lahan RS Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Jadi,  tidak ada alasan bagi KPO untuk menaikkan kasus tersebut ke tahap penyidikan.

“Selama ini kami belum naikkan (masih penyelidikan), karena belum ada yang mengarah ke tindak pidana korupsi, jadi belum ada ke arah sana,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan.

Untuk menaikan kasus tersebut ke tahap penyidikan, kata Basaria, setidaknya dibutuhkan dua alat bukti yang cukup. Namun, hingga saat ini belum ada bukti yang cukup yang ditemukan penyidik.

Soal Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang  menemukan enam penyimpangan dalam pembelian lahan Sumber Wara,  Basaria menegaskan kalau, temuan BPK tersebut belum cukup menguatkan indikasi korupsi dalam pembelian lahan Sumber Waras.

Pemerintah Provinsi membeli lahan milik Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) senilai Rp 800 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2014.

Oleh BPK, proses pembelian itu dinilai tidak sesuai dengan prosedur dan Pemprov DKI membeli dengan harga lebih mahal dari seharusnya sehingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 191 miliar.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik tidak yakin Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan benar-benar mengatakan bahwa tidak ada indikasi korupsi dalam kasus pembelian lahan RS Sumber Waras.

Taufik sendiri mengaku dirinya mendengar langsung penjelasan Basariah saat mendatangi KPK beberapa hari lalu.

“Saya khawatir berita itu merusak reputasi Basariah karena setahu saya, Basariah ngomong bahwa kasus ini masih jalan,” ujar Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Rabu (2/3/2016).

Taufik mengakui bahwa KPK belum menemukan dua alat bukti untuk menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan. Menurut dia, hal itu wajar saja terjadi dalam sebuah kasus.

Menurut Taufik, belum ditemukannya indikasi korupsi bukan berarti tidak ada indikasi korupsi di sebuah kasus.

“Kalau mengatakan enggak ada indikasi korupsi, masa bisa sesederhana itu? Bukannya harus ada expose baru bisa bilang gitu,” ujar Taufik.

Karena itulah, lanjut Taufik, DPRD akan kembali ke  KPK, hari ini untuk meninjau kelanjutan kasus.(***)

Most Popular

To Top