Hukum & Kriminal

Penghuni Dukung Aparat Bersihkan Kalibata City Dari Prostitusi dan Narkoba

150724025narkoba3
Ayonews, Jakarta
Penghuni yang tergabung dalam Komunitas Warga Kalibata City (KWKC) sedang berjuang menuntut berbagai perubahan dan perbaikan ke pengembang atau pengelola Kalibata City.
Karena hingga kini belum ada RT atau RW yang terbentuk dari ratusan penghuni apartemen tersebut.
Antonius Sitorus, salah satu juru bicara KWKC sekaligus pemilik unit yang tinggal di Kalibata City menyampaikan keluhannya.
“Narkoba dan prostitusi dengan berbagai modus yang jelas-jelas dan terlihat nyata-nyata didiamkan secara leluasa beroperasi sedemikian lama. Namun, kami yang ingin berjuang membentuk Rt dan Rw dipersulit,” ujar Antonius dalam siaran pers yang diterima Minggu (28/2).
Kendati demikian, ia mengapresiasi langkah gabungan tim aparat yang perang melawan narkoba, imigran gelap, dan prostitusi yang marak di Kalibata City.
“Kami sangat berharap kepada para aparat kepolisian dan pihak terkait lainnya untuk terus menerus memantau Kalibata City serta membasmi narkoba dan prostitusi yang ada di Kalibata City hingga ke akar-akarnya,” imbuhnya.
Dia menambahkan, minimnya fasilitas safety and security membuat Kalibata City menjadi tempat yang sangat kondusif untuk berbagai tindak kriminal termasuk narkoba.
“Terlebih belum terbentuknya RT dan RW hingga saat ini. Padahal warga sudah menuntut pembentukan ini sejak tahun 2012,” cetusnya.
Dalam operasi tertutup yang dilakukan beberapa hari yang lalu, polisi berhasil mengamankan satu orang WNA karena diduga sebagai penyebar peredaran uang palsu. (***)

Most Popular

To Top