Hukum

Ahay… KPK Bidik Petinggi Penting di MA

image

Ayonews, Jakarta
Penyidikan KPK atas kasus suap pejabat MA tidak berhenti di Andri Tristianto Sutrisna (ATS) yang ditangkap pada Jumat (12/2) malam. Ternyata ada orang di balik ATS dengan posisi cukup penting yang juga tengah dibidik KPK.

Andri sendiri ditangkap saat menerima segepok uang Rp 400 juta dari pengacara Awang. Awang sendiri merupakan orang suruhan terpidana korupsi Ichsan Suaidi. Saat menggeledah rumah Andri, KPK menemukan sekoper uang yang kepemilikannya masih misterius.

“Masih di penyidik, nanti saya lihat dulu,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Minggu (28/2/2016).

Sayang, Saut masih enggan membocorkan siapa saja yang akan dibidiknya di puncak peradilan tertinggi di Indonesia itu. Dalam sepekan kemarin KPK telah meminta keterangan 6 saksi pejabat MA itu.

Mereka adalah: Dirjen Badan Peradilan Umum (Badilum), Herri Swantoro, Panitera MA Soeroso Ono. Soeroso menjelaskan pemeriksaanya itu terkait prosedur berperkara di MA. Menurut Soeroso, apa yang dilakukan ATS merupakan tindakan spekulasi, Direktur Pranata dan Tata Laksana Perkara Pidana MA, Wahyudin, Direktur Pranata dan Tata Laksana Perkara Perdata, Ingan Malem Sitepu, Panitera Muda Pidana Khusus Rocky Panjaitan untuk dimintai keterangan karena perkara yang dijual ATS adalah perkara yang ada di bawah kewenangannya yaitu kasus korupsi, Koordinator Data Panitera MA, Asep Nursobah.(***)

Most Popular

To Top