Internasional

Militer Filipina Bentrok dengan ISIS Cabang Asean, 3 Tentara & 3 Militan Tewas

image

Ayonews, Manila
Pertempuran antara militer Filipina dengan kelompok militan ISIS di Filipina Selatan terus berlanjut. Enam orang tewas dan 20 ribu warga mengungsi akibat pertempuran.

Keenam korban yakni tiga tentara dan tiga militan ISIS yang merupakan pengikut dari pimpinan Indonesia di ASEAN. Mereka dinyatakan tewas dalam pertempuran di Kota Butig, Filipina Selatan.

“Ada serangan dan serangan balik, sniping (membidik dari jarak jauh) dan kontra-sniping, dan tembakan artileri,” kata juru bicara militer Kolonel Noel Detoyato menggambarkan pertempuran yang dimulai pada hari Sabtu dengan serangan terhadap sebuah pos militer seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (26/2/2016).

Pihak militer menyebut, basis kelompok militan berada di sebuah bangunan beton di pinggiran kota terpencil di kawasan pegunungan Pulau Mindanao. Kawasan itu diserbu dengan serangan helikopter tempur pada Kamis (25/2) malam.

Reporter lokal di tempat kejadian menyebutkan pertempuran masih berlangsung pada Jumat (26/2).

Kepala militer Kolonel Roseller Murillo meyakini ada 61 orang militan tewas, meski tim hanya menemukan tiga mayat.

Murillo dan pejabat militer lainnya mengatakan belum ada bukti pasti yabng bisa mengkonfirmasi 58 orang yang dilaporkan tewas. Namun informasi soal jumlah anggota militan yang tewas ini dilaporkan pihak intelijen.

Pertempuran terjadi di sekitar Butig dengan populasi warga Muslim yang dikelilingi pegunungan dengan hutan yang lebat. Menurut reporter lokal, sebuah rumah dengan dua lantai hancur dan lainnya berlubang akibat serangan peluru.

Menurut pejabat pertahanan sipil, lebih dari 20 ribu orang meninggalkan rumah mereka kemudian mengungsi di masjid atau tempat penampungan milik pemerintah bersama dengan kerabat mereka.(***)

Most Popular

To Top