Hukum & Kriminal

Kasus Pencurian Listrik Negara, Prostitusi & Germo Melilit Daeng Aziz

daeng-aziz-ditangkap-saat-santai-di-lobi-KvXcSIIRpN
Ayonews, Jakarta
Penguasa Kalijodo, Abdul Aziz alias Daeng Aziz kini bak macan ompong. Pria asal Mandar Sulawesi itu ditangkap dan ditahan polisi klarena dijerat beberapa kasus.
Terbaru, Daeng Aziz ditangkap karena diduga terlibat kasus pencurian listrik. Ia mencuri listrik Negara untuk kafe Intan miliknya di Kalijodo. Pencurian listrik tersebut sudah berlangsung lama. Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 500 juta per tahun. Daeng Aziz pun dijerat dengan Pasal 51 ayat (3) UU No 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. Dia terancam 7 tahun penjara dan denda Rp 2,5 miliar.

Daeng Aziz diduga terlibat kasus germo di Kalijodo. Pria pemilik kafe terbesar di Kalijodo itu bahkan dua kali mangkir dipanggil tim penyidik Polda Metro Jaya. Bahkan Daeng Aziz berusaha melobi polisi agar pemeriksaannya dilakukan setelah pembongkaran Kalijodo pada Senin 29 Februari mendatang.
Meski Daeng Aziz masih diproses kasus dugaan pencurian listrik, namun Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan kasus Daeng Aziz atas dugaan prostitusi dan muncikari tetap diproses.
Selain dua kasus tersebut, ada kasus ditemukannya ratusan senjata tajam termasuk anak panah di Kafe Intan. Kasus ini diduga turut menyeret Daeng Aziz karena barang bukti senjata tajam itu ditemukan di kafe miliknya.
Pemilik anak panah itu masih teka-teki dan terus diselidiki polisi. Atas temuan tersebut, Daeng Aziz menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyimpan anak panah di kafe Intan.(***)

Most Popular

To Top