Hukum

KPK Terus Dalami Duit 500 Juta yang Diaku Pejabat MA Sebagai Hasil Usaha

image

Ayonews, Jakarta
Kasubdit Kasasi dan PKs Perdata pada Direktorat Tata Laksana Perdata Mahkamah Agung Andri Tristianto Sutrisna,  mengaku uang sebanyak Rp 500 juta ditemukan penyidik KPK saat menggeledah rumah merupakan hasil usahanya.

KPK sendiri masih mendalami uang tersebut apakah terkait dengan suap atau tidak. Yang jelas saat KPK mengamankan duit suap Rp 400 juta di dalam paper bag, terdapat pula duit sekoper yang saat ini masih dalam sitaan KPK.

“Penyidik masih terus mendalami asal dan peruntukan uang tersebut,” ucap Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (26/1/2016).

Kepada penyidik, Andri mengaku duit itu merupakan hasil usahanya seusai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Dia juga menyebut bahwa tidak ada pejabat lain di MA yang terlibat dalam kasus yang menjeratnya tersebut.

“Uang itu uang usaha saya. Tidak ada hubungan uang dengan pekerjaan. Tidak ada. Tidak ada pejabat yang terlibat. Semua akan saya ungkap di persidangan,” sebut Andri yang tidak merinci usaha apa yang dimaksudnya itu.

Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan 3 tersangka yaitu Andri Tristianto Sutrisna, Ichsan Suaidi, dan Awang Lazuardi Embat. Hari ini, ketiganya menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka sejak ditangkap pada Jumat, 12 Februari 2016.

Dalam pemeriksaan itu, penyidik KPK mengambil sampel suara ketiganya untuk dicocokkan dengan hasil sadapan. Selain itu, KPK juga mengembalikan mobil Toyota Camry milik Ichsan dan mobil Honda Mobilio milik Andri yang sempat diamankan saat penangkapan ketiganya.(***)

Most Popular

To Top