Hukum & Kriminal

Terjerat Kasus Kekerasan PRT & Narkoba, Ivan Haz Dipecat & Dibui

image

Ayonews, Jakarta
Fanny Safriansyah alias Ivan Haz, politisi dan anggota DPR dari Fraksi PPP harus menelan pil pahit. Ancaman pemecatan terhadap dirinya mulai bergulir.

Setelah kasus penganiayaan terhadap pembantunya,  dia juga tertangkap tangan karena kasus narkoba di komplek Kostrad. Jeruji bui pun mulai menantinya.

Kekerasan terhadap pembantu rumah tangganya (PRT) sudah ditangani Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan sudah dibentuk panel untuk mengusut kasus pelanggaran berat itu.

Anggota MKD dari PKB Maman Imanul Haq menilai peluang Ivan bertahan sebagai anggota DPR kecil, karena dugaan pelanggarannya berat.

“Kami di MKD sudah melihat bahwa tidak ada celah untuk Ivan bertahan di DPR. Karena kasus kekerasan terhadap PRT itu zero tolerance. Panel akan sulit cari keputusan lain kecuali Ivan dipecat dari DPR,” tutur Maman di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2016).

Maman menambahkan, MKD sudah melakukan pengecekan ke apartemen yang menjadi kediaman Ivan Haz. Rekaman CCTV juga sudah dilihat MKD. Dia menceritakan bagaimana ketakutan yang dialami PRT sebelum Ivan melakukan penganiayaan.

“Memang itu Ivan Haz. Kami sampai melihat bagaimana korban mau lari, kita sampai lihat ke tembok bagaimana dia loncat dan bagaimana dia berani karena dia memang sangat ketakutan. Lalu kami dapat info yang itu juga bahwa Ivan Haz tertangkap pesta narkoba,” tuturnya merujuk pada penangkapan Ivan oleh Kostrad.

Maman mengatakan dugaan keterlibatan Ivan Haz dengan narkoba membuat citra DPR semakin negatif di mata masyarakat.

“Kalau kawan-kawan dengar kata-katanya mengerikan. Kamu tahu gak siapa saya? Saya ini anggota DPR. Saya ini anaknya Hamzah Haz. Setelah itu dia lakukan kekerasan,” ujarnya.

Pernyataan arogan Ivan sebelum melakukan kekerasan menurutnya memperlihatkan bila politikus PPP itu sudah tak layak lagi sebagai anggota DPR.

“Dia lakukan kekerasan verbal gitu menurut saya tidak elok dan tidak layak sebagai anggota DPR. Setelah itu, kita juga dapat rekaman CCTV kepolisian gerak lebih cepat tetapkan Ivan sebagai tersangka dan ditambah soal narkoba,” ujarnya.(***)

Most Popular

To Top